- Angin membawa kabut asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan dan Papua ke wilayah Timor Leste.
- Fenomena El Nino meningkatkan suhu dan risiko kekeringan hingga memicu penurunan kualitas udara di Dili.
- Partikel halus PM2.5 dari asap mengancam kesehatan kelompok rentan sehingga warga diimbau waspada.
Ukurannya yang sangat kecil memungkinkan partikel tersebut menembus jauh ke dalam paru-paru dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Paparan PM2.5 dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan iritasi mata, gangguan saluran pernapasan, batuk, hingga kesulitan bernapas.
Polusi udara juga dapat memperburuk penyakit pernapasan dan kardiovaskular.
Anak-anak, lanjut usia, serta orang yang memiliki penyakit tertentu menjadi kelompok paling rentan ketika kualitas udara memburuk.
Karena itu, DNMG mengimbau masyarakat mengurangi paparan asap selama periode pencemaran berlangsung.
Warga, terutama anak-anak dan lansia, disarankan menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat juga diminta menghindari olahraga atau aktivitas fisik berat di luar ruangan saat konsentrasi asap meningkat.
Warga Diminta Waspada, Jendela Rumah Ditutup
Untuk mengurangi dampak kabut asap, DNMG mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat.
Warga diminta menutup pintu dan jendela ketika asap atau partikel polutan berada pada konsentrasi tinggi.
Masyarakat juga diminta menghindari pembakaran sampah, terutama di sekitar tempat tinggal anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
Kebiasaan membakar sampah dapat menambah sumber pencemaran ketika kualitas udara sudah memburuk.
Selain menggunakan masker penyaring yang sesuai, warga dianjurkan membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya pada siang hari ketika paparan asap perlu diwaspadai.
Jika mengalami kesulitan bernapas atau gejala kesehatan yang mengkhawatirkan, masyarakat diminta segera mencari bantuan medis.
DNMG meminta masyarakat terus mengikuti perkembangan informasi resmi mengenai cuaca, arah angin, dan kualitas udara di Timor Leste.
Pemantauan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan memburuknya kabut asap dalam beberapa hari mendatang.