BACA 10 DETIK
- Kementerian Transportasi Federal Malaysia telah merampungkan studi kelayakan proyek Kereta Api Trans-Borneo pada 7 Agustus 2026.
- Pemerintah federal Malaysia sedang menelaah laporan teknis, pendanaan, dan jalur prioritas guna merealisasikan proyek lintas negara tersebut.
- Proyek ini menghubungkan Sarawak, Sabah, Brunei Darussalam, serta Kalimantan dan memerlukan koordinasi lintas batas yang menyeluruh.
Karena melibatkan beberapa wilayah administratif dan negara, proyek ini membutuhkan koordinasi lintas batas yang menyeluruh.
Perencanaan teknis, pembiayaan, pembebasan lahan, serta pembagian tanggung jawab pembangunan menjadi sejumlah persoalan yang harus diselesaikan.
Menurut Jerip, penilaian menyeluruh diperlukan agar pemerintah dapat menentukan pendekatan yang paling sesuai bagi proyek tersebut.
Hasil studi kelayakan diharapkan menjadi dasar pertimbangan sebelum keputusan pembangunan diambil.