- Mentan Andi Amran Sulaiman memastikan pupuk bersubsidi langsung tersedia di Koperasi Desa Merah Putih.
- PT Pupuk Indonesia diperintahkan mengawal distribusi langsung dari pabrik ke koperasi guna memperpendek rantai pasok bagi petani.
- Kebijakan penyaluran baru di UGM ini bertujuan mempermudah akses serta mempercepat pelayanan kebutuhan dasar pertanian secara langsung.
Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi akan langsung tersedia di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) begitu resmi beroperasi.
Langkah ini diambil untuk menjamin petani tidak perlu menunggu lama dalam mengakses kebutuhan dasar pertanian mereka.
Amran menegaskan bahwa kesiapan pasokan pupuk di tingkat desa menjadi prioritas utama. Pihaknya telah memerintahkan jajaran PT Pupuk Indonesia untuk mengawal penuh kesiapan distribusi pupuk di setiap KDMP yang mulai dibuka.
"Kapan saja (KDMP buka pupuk subsidi tersedia). Pokoknya kami minta kepada Pupuk Indonesia, hari ini Direkturnya, kawal!" kata Amran ditemui di Fakultas Pertanian UGM, Kamis (15/10/2026).
Disampaikan Amran, keberadaan pupuk subsidi sejak awal operasional KDMP dirancang untuk memotong alur distribusi yang selama ini dinilai terlampau panjang.
Pasokan yang dikirim langsung dari pabrik ke KDMP dinilai mempermudah petani sekaligus mempercepat proses penyaluran di lapangan.
"Dari pabrik langsung Kopdes, Kopdes langsung petani. Begitu pula sebaliknya, nanti Kopdes yang menjadi off-taker. Gabah, kedelai, apa saja, kemudian itu dilanjutkan ke Bulog. Jadi ini memperpendek rantai pasok," tegasnya.
Kementerian Pertanian meminta seluruh jajaran direksi penyedia pupuk dan pegawai kementerian untuk sigap melayani kebutuhan para petani. Kesiapan stok pupuk di KDMP sejak hari pertama beroperasi menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendampingi petani secara langsung.
"Kami sudah minta ke Dirutnya, Direksi. Layani rakyat, kita pelayan rakyat kapan saja, sesuai kewenangan kita masing-masing. Jangan biarkan rakyat jalan sendiri. Kementerian Pertanian, seluruh pegawai Kementerian ada 50 ribu orang, kami minta selalu berada di sisi rakyat, bantu mereka di sisi petani," pungkasnya.