Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB
UPS BA Cengkareng memamerkan perahu rakitan berbentuk unta pada Festival Cinta Lingkungan di Danau Sunter Selatan hari Minggu (18/10/2026). (Suara.com/Alif Bintang)
BACA 10 DETIK
  • UPS BA Cengkareng memamerkan perahu rakitan berbentuk unta pada Festival Cinta Lingkungan di Danau Sunter Selatan hari Minggu (18/10/2026).
  • Perahu emas tersebut dibuat selama tiga bulan menggunakan ribuan botol plastik bekas serta limbah rumah tangga lainnya.
  • Hasil karya inovatif ini rencananya akan dipajang di wilayah Cengkareng sebagai bukti keberhasilan pengolahan limbah menjadi karya seni.

Suara.com - Salah satu momen unik dalam Festival Cinta Lingkungan (Cilung) di Danau Sunter Selatan pada Minggu (18/10/2026) adalah melintasnya perahu rakitan warga Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Bagaimana tidak. Perahu yang dirakit oleh Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPS BA) setempat itu berbentuk unta, hewan asal Negeri Arab yang mendiami gurun pasir. Alhasil cukup unik jika harus mengapung di atas danau.

Pengawas UPS BA Cengkareng, Donald Aldiansyah menilai Unta adalah hewan yang menggambarkan perjalanan kehidupan yang penuh dengan ketabahan.

"Kalau untuk temanya kita dari awal menginspirasi perahu ini yang mana simbol kehidupan, perjalanan kehidupan. Karena unta ini adalah salah satu penyemangat atau menggambarkan bahwasanya kita harus istikamah dan amanah dalam menjalankan pekerjaan," kata Donald kepada wartawan.

Pembuatan perahu rakitan itu, sambung dia, memakan waktu tiga bulan pengerjaaan, dari Juli hingga September 2026.

Untuk bahan dasarnya, mereka mengumpulkan sisa botol plastik galon plastik dari sampah rumah tangga warga sekitar.

"Yang kita gunakan hampir 3.380 pcs botol air mineral dan untuk botol galonnya sebanyak 500," terang dia.

Selain itu, sisa limbah berupa busa kulkas, alumunium dan triplek yang ditemukan di kali sekitar juga turut dijadikan bahan dasar perahu unta berkelir emas tersebut.

Tak sampai situ, modal untuk membeli keperluan cat juga dibelanjakan dari hasil penglohan sampah warga sekitar.

Donald optimis perahu unta mereka akan menjadi juara dalam parade Festival Cilung 2026. Sebab mereka berhasil meraih juara favorit pada hajat serupa satu tahun sebelumnya.

Nantinya, perahu itu akan dipajang di wilayahnha sebagai bentuk keberhasilan warga dalam mengolah limbah plastik menjadi sebuah karya seni yang memiliki nilai ekonomis dan kegunaan.

"Ini sudah ada ide dari kita untuk stay di lokasi Cengkareng," tutup Donald. (Reporter: Alif Bintang)

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com