Amarah Rakyat Meledak! Demonstrasi Besar Meluas di 4 Negara Eropa Dipicu Biaya Hidup Mahal

Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:00 WIB
Amarah Rakyat Meledak, Demonstrasi Besar Meluas di 4 Negara Eropa Dipicu Biaya Hidup Mahal [Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Ribuan warga menggelar demonstrasi menentang mahalnya biaya hidup dan kebijakan pemerintah di berbagai negara Eropa pada 17 Oktober 2026.
  • Aksi protes di Albania dan Italia berujung bentrokan fisik, perusakan fasilitas publik, serta puluhan orang ditangkap serta dirawat.
  • Prancis mencatat mobilisasi terbesar dengan 550.000 hingga 800.000 peserta serta penangkapan rekor sebanyak 855 orang di Paris.

Aksi di Italia tidak hanya berkaitan dengan tuntutan pendidikan, tetapi juga mencerminkan keresahan masyarakat terhadap tekanan ekonomi.

Belgia Ikut Bergejolak, Polisi Gunakan Gas Air Mata

Di Belgia, ratusan orang berunjuk rasa di Brussel dan Liege.

Para demonstran menyuarakan penolakan terhadap mahalnya biaya hidup, sementara pelajar dan mahasiswa juga memprotes kenaikan biaya pendaftaran perguruan tinggi.

Di Brussel, seruan aksi yang beredar melalui media sosial mengumpulkan massa di sekitar Stasiun Pusat.

Demonstrasi kemudian berlangsung di kawasan Stasiun Midi setelah mendapat izin.

Namun, situasi kembali memanas pada sore hari. Menurut laporan jurnalis AFP, polisi menggunakan gas air mata di depan gedung Bursa Brussel setelah sejumlah anak muda melempar benda ke arah petugas.

Kerusuhan di Prancis, 855 Orang Ditangkap

Prancis menjadi pusat gelombang demonstrasi yang menginspirasi aksi di negara-negara Eropa lainnya.

Namun, sejumlah kota juga mengalami bentrokan, penjarahan, dan kerusakan fasilitas publik.

Di Limoges, gedung balai kota dilaporkan terbakar, sementara kantor pariwisata di Lyon juga mengalami kebakaran.

Di Paris, bentrokan terjadi di sejumlah titik dan berujung pada penangkapan besar-besaran.

Otoritas setempat melaporkan sebanyak 855 orang ditangkap di Paris, jumlah yang disebut sebagai rekor.

Skala demonstrasi kali ini dinilai menjadi yang terbesar sejak krisis Gerakan Rompi Kuning pada 2018–2019.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com