Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB
Pewarta merekam gambar saat kebakaran lahan terjadi di Tanjung Pauh Hilir, Kerinci, Jambi, Selasa (15/9/2026). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/tom]
BACA 10 DETIK
  • Kementerian Kesehatan mencatat sekitar 300 ribu warga terserang ISPA akibat kabut asap karhutla yang melanda berbagai daerah.
  • Forum Intelektual Antardisiplin bersama ratusan warga menggelar aksi solidaritas dan doa bersama di Tugu Proklamasi, Jakarta, Senin (19/10/2026).
  • Massa aksi mendesak pemerintah segera menetapkan status bencana nasional serta menindak tegas korporasi pelaku kebakaran hutan.

Keempat, FIAD meminta pemerintah mereformasi institusi dan birokrasi dalam tata kelola penanganan kebencanaan dengan tetap mengacu pada kajian berbasis keilmuan.

Kelima, FIAD meminta pemerintah segera memprioritaskan perlindungan dan pengakuan terhadap masyarakat adat beserta pengetahuan lokalnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Keenam, FIAD mendesak pemerintah mencabut kebijakan yang melarang praktik berladang tradisional berbasis kearifan dan pengetahuan lokal, serta memosisikan masyarakat adat sebagai pemegang dan penghasil pengetahuan yang sah.

Ketujuh, FIAD meminta presiden segera menerbitkan moratorium pembukaan lahan gambut baru dan memerintahkan seluruh kementerian terkait serta Badan Restorasi Gambut dan Mangrove untuk menghutankan kembali lahan gambut yang rusak dengan melibatkan masyarakat.

Reporter: Alif Bintang

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com