Greenpeace Pasang Spanduk Kritik di Bundaran HI, Pramono Wanti-wanti Ketertiban Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:37 WIB
Greenpeace Indonesia kritik dua tahun pemerintahan Prabowo Gibran lewat aksi spanduk iklim di Bundaran HI. (threads)
BACA 10 DETIK
  • Gubernur Pramono Anung menanggapi aksi aktivis Greenpeace di Bundaran HI Jakarta Pusat pada Selasa.
  • Enam aktivis Greenpeace memanjat Monumen Selamat Datang untuk membentangkan spanduk kritik terhadap krisis iklim.
  • Pramono menghargai kebebasan berekspresi tetapi mengingatkan agar demonstrasi tidak mengganggu ketertiban umum masyarakat.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons aksi aktivis Greenpeace yang membentangkan spanduk kritik di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/10/2026) pagi.

Aksi dilakukan bertepatan dengan momentum evaluasi dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Saat ditemui di Park Hyatt, Menteng, Jakarta Pusat, Pramono menegaskan keterbukaannya terhadap kebebasan berekspresi di ruang publik.

"Jakarta ini atau Indonesia adalah negara demokrasi. Yang seperti itu tentunya kami memberikan penghormatan dan apresiasi," ujarnya.

Kendati menghormati penyampaian kritik tersebut, ia mengingatkan agar mereka yang menyuarakan pendapat tetap memprioritaskan keamanan dan kenyamanan warga.

"Tetapi yang paling penting jangan kemudian mengganggu ketertiban umum. Saya dengar mereka, mudah-mudahan segera untuk turun, karena kalau tidak kan kalau ada apa-apa nanti, jangan sampai ketertiban terganggu," kata eks Sekretaris Kabinet (Seskab) tersebut.

Pramono juga kembali menggarisbawahi momentum unjuk rasa yang menyoroti catatan dua tahun jalannya pemerintahan nasional.

Bersama jajaran pimpinan daerah, ia meyakini seluruh tuntutan yang disuarakan masyarakat akan tetap didengar secara bijaksana oleh para pemangku kebijakan.

"Tentunya saya sebagai Gubernur Jakarta bersama Pak Wagub berharap, berkeinginan bahwa aksi ataupun demonstrasi yang diadakan berlangsung dengan tertib, berlangsung dengan aman, nyaman. Tentunya apa yang menjadi keinginan, harapan pasti saya yakin akan didengarkan dengan baik oleh pemerintah, baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah Jakarta sendiri," ucap Pramono.

Sebagaimana diberitakan, enam aktivis Greenpeace Indonesia nekat memanjat dan bertahan di puncak Monumen Selamat Datang untuk membentangkan dua spanduk raksasa berisi protes terhadap penanganan krisis iklim.

Spanduk pertama bertuliskan “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup” dibentangkan menghadap ke utara ke arah Istana Merdeka, sedangkan spanduk kedua bertuliskan “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?” diarahkan ke sisi selatan.

Kedua spanduk raksasa tersebut kemudian diturunkan secara bertahap oleh petugas di lokasi pada pukul 08.50 WIB dan 09.20 WIB.

Sementara para aktivis yang bertanggung jawab atas pembentangan spanduk kini dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com