Apa Motif Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:15 WIB
Ilustrasi penembakan (Pixabay)
BACA 10 DETIK
  • Bharada AR menembak mati seniornya, Bharatu Laurentius, di Ditpoludara Pamulang pada 16 Oktober 2026.
  • Polda Metro Jaya resmi menetapkan Bharada AR sebagai tersangka dan menahannya di Subdit Jatanras.
  • Kasus ini diduga dipicu masalah perundungan pribadi, sementara penyidik masih mendalami motif resminya.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta pengetatan seleksi dan izin kepemilikan senjata api, disertai tes kejiwaan, mental, serta pemeriksaan rekam jejak secara berkala.

Sementara anggota Komisi III lainnya, Muhammad Nasir Djamil, meminta pengusutan tuntas sekaligus antisipasi agar perundungan antarpersonel tidak terulang, termasuk membangun komunikasi sehat antara senior dan junior.

Kasus ini kembali memunculkan pertanyaan besar tentang pembinaan personel, pengawasan senjata api, dan dinamika hubungan di internal Polri. Motif yang masih digali—apakah murni persoalan pribadi, dampak bullying, gangguan psikologis, atau ada unsur lain—menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa.

Masyarakat dan keluarga korban menuntut transparansi penuh agar keadilan ditegakkan dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya belum merilis kesimpulan final mengenai motif polisi tembak polisi di Pondok Cabe Tangsel karena masih menunggu hasil pemeriksaan yang lebih mendalam terhadap kondisi pelaku dan seluruh bukti yang ada.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com