Aktivis Greenpeace Pakai Teknik SRT untuk Panjat Patung Bundaran HI? Polisi Masih Kebingungan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:22 WIB
Sejumlah ktivis Greenpeace Indonesia membentangkan dua spanduk raksasa dari puncak Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Spanduk itu berisi tulisan protes terhadap pemerintahan Prabowo-Subianto yang membiarkan krisis ekologi serta krisis ekonomi. [Dhemas Reviyanto/Greenpeace]
BACA 10 DETIK
  • Enam aktivis Greenpeace memanjat Patung Selamat Datang Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026, untuk mengkritik penanganan krisis iklim.
  • Petugas gabungan berhasil mengevakuasi seluruh aktivis dari puncak monumen dengan selamat menggunakan teknik flying fox dari pemadam kebakaran.
  • Kepolisian Jakarta Pusat menyatakan akan menyelidiki metode yang digunakan para aktivis untuk mencapai puncak patung melalui rekaman CCTV.

Salah satu metode yang dikenal dalam kegiatan akses vertikal adalah Single Rope Technique (SRT).

Teknik ini digunakan dalam penelusuran gua vertikal dan sejumlah kegiatan penyelamatan untuk membantu seseorang bergerak naik atau turun menggunakan sistem tali.

Dalam penerapannya, SRT mengandalkan tali, perlengkapan penopang tubuh, serta perangkat mekanis yang dirancang untuk membantu pergerakan dan mengendalikan beban.

Metode ini berbeda dari panjat tebing konvensional yang mengandalkan pegangan dan pijakan pada permukaan.

Peralatan yang digunakan dalam sistem akses tali dapat mencakup harness atau sabuk pengaman tubuh, ascender untuk membantu pergerakan naik, serta descender untuk mengendalikan penurunan.

Karabiner dan komponen penghubung lainnya juga digunakan sesuai rancangan sistem pengaman.

Namun, SRT hanya merupakan salah satu contoh metode akses vertikal.

Belum ada bukti yang memastikan bahwa enam aktivis Greenpeace menggunakan teknik tersebut untuk memanjat Patung Selamat Datang.

Penggunaan sistem tali juga membutuhkan keterampilan khusus dan pemeriksaan menyeluruh terhadap peralatan serta titik penambatan.

Kesalahan dalam pemasangan atau pengoperasian dapat menimbulkan risiko jatuh dan cedera serius.

Polisi Selidiki Cara Aktivis Mencapai Puncak Patung

Setelah proses evakuasi, polisi menyatakan akan menelusuri bagaimana keenam aktivis dapat mencapai bagian atas monumen.

Pemeriksaan rekaman CCTV menjadi salah satu langkah untuk mengungkap kronologi aksi tersebut.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

Namun, ia mengingatkan agar aksi demonstrasi tetap memperhatikan ketertiban umum.

"Jakarta ini atau Indonesia ini adalah negara demokrasi. Yang seperti itu tentunya kita memberikan penghormatan dan apresiasi. Tetapi yang paling penting jangan kemudian mengganggu ketertiban umum," kata Pramono, seperti diberitakan Antara.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan juga menyatakan pemerintah menghormati aksi Greenpeace sebagai bagian dari kebebasan berpendapat. Ia mengatakan persoalan krisis iklim dan kenaikan biaya hidup turut menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.

Greenpeace sendiri menggelar aksi tersebut untuk mendesak pemerintah mengambil langkah lebih serius dalam menangani krisis iklim dan dampaknya terhadap perekonomian masyarakat.

Organisasi itu juga merilis riset bertajuk Besok Harga Naik! yang menyoroti pengaruh krisis iklim terhadap biaya pangan, produktivitas dan pendapatan, serta akses tempat tinggal dan transportasi.

Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait, menilai dampak krisis iklim semakin membebani kelompok pekerja rentan.

"Pemerintah tidak bisa hanya membanggakan angka pertumbuhan ekonomi, ketika masyarakat masih harus berjuang memenuhi kebutuhan dasar dan menanggung sendiri dampak krisis iklim," ujar Jeanny.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com