Isu Suap Muktamar NU: Gus Ipul Dukung KPK, Ancam Seret Pelapor jika Tak Terbukti

Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:14 WIB
Mensos sekaligus Wakil Ketua Umum PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjawab pertanyaan wartawan jelang Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026) ANTARA/Maria Cicilia Galuh
BACA 10 DETIK
  • Wakil Ketua Umum PBNU Saifullah Yusuf mendukungan KPK untuk mengusut dugaan suap Muktamar ke-35 NU.
  • KPK menindaklanjuti laporan dugaan politik uang Muktamar NU serta menyita uang Rp250 juta dari PCNU Nias.
  • Gus Lilur sempat menuding adanya aliran dana Rp480 miliar ke Muktamar NU di Jombang.

Isu dugaan aliran dana ke Muktamar ke-35 NU mencuat setelah Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menuding adanya aliran uang Rp480 miliar ke acara yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.

Gus Lilur mengaku memperoleh informasi tersebut secara informal dari sejumlah penyidik internal KPK.

Ia mengaitkan dugaan aliran dana itu dengan perkara korupsi pertanahan di Bogor yang menyeret sejumlah pihak, termasuk nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid.

Menurut klaim Gus Lilur, uang tersebut dibawa menggunakan dua mobil Toyota Land Cruiser yang diangkut dengan kendaraan towing dari wilayah Jakarta menuju Jombang.

Ia juga menyampaikan dugaan pembagian dana yang diklaimnya berasal dari sejumlah pihak. Namun, tudingan tersebut belum terbukti dan masih perlu diuji melalui proses hukum.

Gus Ipul sebelumnya membantah tudingan tersebut. Pada akhir September 2026, ia menyebut tuduhan itu sebagai fitnah dan meminta pihak yang menyampaikannya membuktikan klaim mereka.

Ia juga menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak yang menyebarkan tudingan tersebut.

Dalam perkara dugaan korupsi pertanahan di Bogor, KPK sebelumnya menetapkan delapan orang sebagai tersangka. KPK juga menyita uang sekitar Rp106,3 miliar dalam bentuk rupiah dan sejumlah valuta asing.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com