- Survei Matriks Politik Indonesia pada Oktober 2026 menunjukkan Seskab Teddy Indra Wijaya menjadi pejabat paling populer di publik.
- Menteri Pertanian Amran Sulaiman dinilai sebagai menteri terbaik karena sukses membawa Indonesia mencapai swasembada beras.
- Matriks Politik Indonesia merilis hasil survei ini berdasarkan pendapat dari 1.200 responden di seluruh provinsi Indonesia.
Nama AHY kerap masuk dalam bursa Pilpres mendatang, meskipun masih harus bersaing dengan tokoh-tokoh lain yang popularitas dan elektabilitasnya jauh lebih tinggi.
Menteri-menteri lain dengan popularitas tinggi adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (78,8 persen), Menteri Pertanian Amran Sulaiman (77,7 persen), dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti (73,8 persen).
Lalu ada Menteri ATR/BPN Nusron Wahid (72,9 persen), Menteri Agama Nasaruddin Umar (71,2 persen), Menko Pangan Zulkifli Hasan (62,8 persen), dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (58,4 persen).
Daftar Menteri dengan Penilaian Terbaik
Amran Sulaiman yang berkali-kali membidangi sektor pertanian sejak masa Presiden Jokowi, terbukti memiliki kinerja yang sangat baik dan penilaian positif dari publik.
“Amran berhasil mewujudkan target ambisius Prabowo untuk membawa Indonesia mencapai swasembada beras dalam setahun pemerintahan,” kata Supriyadi.
“Amran juga menyederhanakan distribusi pupuk bersubsidi dan mempertahankan kebijakan harga pembelian (HPP) gabah sebesar Rp 6.500 per kilogram,” terang Supriyadi.
Hasilnya, nilai tukar petani (NTP) mencapai 131,11 pada September 2026, mencatatkannya sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Keberhasilan itu tidak lepas dari kerja keras Amran dan jajaran Kementerian Pertanian dengan turun langsung ke lapangan, disertai ketegasan dalam memberantas mafia pangan.
“Tidak hanya dinilai terbaik, Amran pun dikenal luas oleh publik dengan tingkat popularitas yang tinggi,” ujar Supriyadi.
Menag Nasaruddin menempati peringkat kedua menteri terbaik, dengan kepemimpinan di bidang agama yang menyejukkan dan membawa kedamaian bagi bangsa.
“Indeks kerukunan umat beragama pada 2025 mencatat rekor tertinggi sebesar 77,89, berkorelasi penting dalam menjaga stabilitas dan iklim berusaha tetap kondusif,” papar Supriyadi.
Pada peringkat ketiga terbaik, Mensesneg Prasetyo tidak hanya menjalankan proses pengambilan keputusan strategis di Istana, tapi juga mampu mengkomunikasikan kepada publik dengan fokus dan tegas.
“Bahkan di tengah kegaduhan yang ada, Prasetyo muncul dengan penjelasan yang sangat tenang dan tidak memancing polemik,” jelas Supriyadi.
Nama-nama menteri lain yang dinilai terbaik adalah Mendikdasmen Abdul Mu’ti (65,5 persen), Seskab Teddy (63,8 persen), dan AHY (60,2 persen). Berikutnya ada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (55,7 persen) dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (52,1 persen).
Lalu ada Menteri Sosial Saifullah Yusuf (50,6 persen) serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (45,7 persen).
Survei Matriks Politik Indonesia dilakukan pada 10-15 Oktober 2026, kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) mewakili seluruh provinsi di Indonesia.
Margin of error survei sebesar ±2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.