Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan sambutan meresmikan Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara di Museum Rudana, Bali, pada Senin, 19 Oktober 2026.
  • Asosiasi Museum Indonesia memberikan penghargaan tersebut sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan komitmen Fadli Zon dalam memajukan kebudayaan nasional.
  • Profesor Soemitro Djojohadikoesoemo dan maestro seni rupa Nyoman Nuarta turut menerima penghargaan dalam acara peringatan tersebut.

Suara.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara dari Asosiasi Museum Indonesia (AMI) atas pengabdian, dedikasi, dan komitmennya dalam membangun kehidupan museum serta kebudayaan Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam puncak peringatan Hari Museum Indonesia ke-11 dan Hari Kebudayaan Nasional 2026 di Museum Rudana, Bali, Senin (19/10/2026).

Ketua Umum AMI Putu Supadma Rudana mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap kontribusi Fadli Zon dalam pengembangan permuseuman dan kebudayaan nasional.

Penganugerahan ini menjadi bagian dari perayaan bertajuk Setanggi Puspa Budaya yang mempertemukan tokoh bangsa, budayawan, seniman, dan penggiat museum.

“Hari ini, Asosiasi Museum Indonesia menganugerahkan Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian, dedikasi dan komitmennya dalam membangun kehidupan museum dan kebudayaan Indonesia,” ujar Putu dalam keterangan pers, Rabu (21/10/2026).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara dari Asosiasi Museum Indonesia (AMI) atas pengabdian, dedikasi, dan komitmennya dalam membangun kehidupan museum serta kebudayaan Indonesia. [Istimewa]

Putu yang juga memimpin The Rudana Art Institution menilai penghargaan kepada para tokoh bangsa merupakan upaya menghormati pemikiran, gagasan, dan pengabdian yang memberikan inspirasi bagi generasi penerus.

“Pengabdian di bidang kebudayaan, bukan hanya tentang pencapaian personal, melainkan sumbangsih bagi kemajuan peradaban bangsa,” katanya.

Fadli Zon dan Upaya Memajukan Kebudayaan Nasional

Penganugerahan kepada Fadli Zon berlangsung dalam momentum yang dinilai penting bagi perkembangan kebudayaan Indonesia.

Oktober menjadi bulan yang memiliki sejumlah peringatan nasional, mulai dari Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober, Hari Museum Indonesia pada 12 Oktober, hingga Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober.

Peringatan tersebut sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya menjaga warisan budaya, memperkuat identitas bangsa, dan memberikan ruang bagi perkembangan seni serta pengetahuan.

Dalam konteks ini, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang pendidikan dan pewarisan nilai kebudayaan kepada masyarakat.

Mengusung tema Museum Soko Guru Bangsa, Rumah Kebudayaan Kita, peringatan Hari Museum Indonesia ke-11 di Museum Rudana menegaskan peran museum dalam merawat ingatan kolektif dan memperkuat jati diri bangsa.

Tokoh Ekonomi dan Maestro Seni Juga Menerima Penghargaan

Selain Fadli Zon, Museum Rudana memberikan penghargaan Ksatria Mahottama Nagara Award kepada Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com