Cerita Lokal Punya Nilai Ekonomi, Media Diajak Berani Mengembangkan IP

Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:19 WIB
Direktur Media ICCN Robby Firliandoko menyatakan media wajib mengubah cerita lokal menjadi kekayaan intelektual bernilai ekonomi [Suara.com/Galih]
BACA 10 DETIK
  • Direktur Media ICCN Robby Firliandoko menyatakan media wajib mengubah cerita lokal menjadi kekayaan intelektual bernilai ekonomi di Jakarta.
  • Gagasan tersebut disampaikan dalam acara Local Media Summit 2026 yang berlangsung pada tanggal 22 hingga 23 Oktober 2026.
  • Hasil dari strategi ini adalah media dapat membuka peluang pendapatan alternatif serta memperkuat kemitraan bersama komunitas lokal.

Suara.com - Industri media dituntut berinovasi di tengah perubahan lanskap digital dan tekanan bisnis yang semakin besar.

Salah satu peluang yang bisa dikembangkan adalah mengolah cerita lokal menjadi produk industri kreatif yang memiliki nilai ekonomi, bukan sekadar berhenti sebagai pemberitaan.

Direktur Media dan Community Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Robby Firliandoko, menilai media perlu mengubah pendekatan dalam mengelola potensi daerah.

Cerita lokal, kekayaan budaya, hingga pengetahuan masyarakat setempat dapat dikembangkan menjadi kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) yang membuka peluang pendapatan baru.

Pandangan tersebut disampaikan dalam sesi Reinventing Media as Creative Industry pada Local Media Summit 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22–23 Oktober 2026.

Sesi ini menghadirkan Robby Firliandoko dan Ario Fajar, VP Marketing Toffin Indonesia, untuk membahas peluang pengembangan media sebagai bagian dari industri kreatif.

Cerita Lokal Jangan Berhenti Jadi Berita

Robby mengatakan, pelaku media tidak bisa terus bertahan dengan pola lama yang hanya berfokus pada produksi dan distribusi berita.

Di tengah persaingan industri digital, media perlu melihat potensi lain dari cerita yang selama ini mereka kumpulkan dan publikasikan.

Menurut dia, banyak daerah memiliki kekayaan cerita, budaya, dan pengetahuan lokal yang menarik untuk diangkat.

Namun, potensi tersebut kerap hanya berakhir sebagai artikel tanpa pengembangan lebih lanjut menjadi produk yang memiliki nilai komersial.

Padahal, cerita lokal dapat diolah menjadi berbagai bentuk produk kreatif.

Dengan pengembangan yang tepat, konten mengenai tradisi, identitas daerah, dan kehidupan masyarakat berpeluang menjadi kekayaan intelektual yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Pendekatan ini memungkinkan media memperluas sumber pendapatan di luar model bisnis pemberitaan konvensional.

Media tidak hanya menghasilkan konten untuk dikonsumsi pembaca, tetapi juga membangun produk berbasis cerita dan karakter khas suatu daerah.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com