- BeritaJatim mengembangkan sumber pendapatan di luar iklan digital karena pemasukan dari iklan platform dinilai masih kecil dan trafik pembaca tidak selalu stabil.
- Sejak 2008, perusahaan mengembangkan layanan konsultan komunikasi dan kemudian merambah bisnis event organizer (EO) dengan memanfaatkan relasi bersama perusahaan dan instansi pemerintah.
- Direktur Bisnis BeritaJatim Saptini Darmaningrum menilai diversifikasi bisnis penting agar perusahaan tidak bergantung pada iklan digital dan trafik media.
Suara.com - Direktur Bisnis BeritaJatim Saptini Darmaningrum mengatakan, perusahaan mengembangkan sumber pendapatan lain karena pemasukan dari iklan digital dinilai masih kecil.
“Secara prinsip, sebetulnya kalau kita ngomong revenue, BeritaJatim itu jujur, ya, enggak dapat banyak dari situ,” kata Saptini dalam acara Local Media Summit di Manhattan Hotel, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Saptini menjelaskan, persoalan pendapatan dari iklan platform telah dihadapi BeritaJatim dan belum terselesaikan. Kondisi ini mendorong perusahaan untuk tidak terus bergantung pada iklan digital.
“Artinya, akhirnya kita memutuskan memang, ya, sudah, berarti memang kita harus mandiri, tidak bisa bergantung dengan iklan dari platform, gitu,” ujarnya.
Untuk memperoleh pendapatan di luar iklan digital, BeritaJatim mulai mengembangkan layanan konsultasi komunikasi sejak 2008. Bisnis tersebut kemudian berkembang hingga perusahaan memiliki layanan konsultan komunikasi.
“Awalnya dia di tahun 2008, akhirnya kita berkembang sampai dengan hari ini kita punya konsultan komunikasi,” tuturnya.
Pengembangan bisnis berlanjut dengan membuka layanan event organizer (EO). Menurut Saptini, layanan ini memanfaatkan relasi yang telah dibangun BeritaJatim dengan kalangan industri, perusahaan, dan instansi pemerintah.
“Jadi, relasi yang kita bangun industri dengan industri, kemudian dengan pemerintahan, humas, karena memang mereka masing-masing punya humas,” katanya.
Saptini menilai, hubungan dengan klien menjadi modal penting untuk mempertahankan bisnis di luar pendapatan iklan. Dalam menjalankan layanan EO, BeritaJatim juga menyesuaikan standar pekerjaan dengan kebutuhan setiap klien, mulai dari penyusunan konsep acara hingga pengelolaan anggaran.
“Jadi, tidak asal-asalan kalau ngerjain event,” ujarnya.
Menurut Saptini, diversifikasi sumber pendapatan menjadi penting bagi perusahaan media karena trafik pembaca tidak selalu stabil. Perubahan kebutuhan audiens dapat memengaruhi jumlah pembaca, meskipun media telah mengelola platform digitalnya dengan baik.
“Jadi, kalaupun kita sudah mengelola media sosial kita dengan benar, tapi ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan audiens, ya bisa turun juga traffic-nya,” pungkasnya.
Reporter : Agustin Dwi Anggraini