Hindari Jalur Protokol, Simak Panduan Rekayasa Arus Jakarta Running Festival 2026 Akhir Pekan Ini

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:17 WIB
Ilustrasi Jakarta Running Festival 2026. (Shutterstock)
BACA 10 DETIK
  • Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol pada 24–25 Oktober 2026 untuk mendukung Jakarta Running Festival 2026 di kawasan GBK.

  • Pengalihan arus berlangsung sejak dini hari hingga pagi, dengan sejumlah jalur utama seperti Sudirman, Thamrin, Gatot Subroto, hingga kawasan Monas terdampak.

  • Masyarakat diimbau menghindari pusat kota, memanfaatkan jalur alternatif, serta mencatat bahwa Car Free Day Sudirman-Thamrin pada Minggu ditiadakan.

Suara.com - Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas besar-besaran di sejumlah ruas jalan protokol ibu kota pada Sabtu dan Minggu, 24–25 Oktober 2026.

Kebijakan tersebut diterapkan guna menyukseskan perhelatan akbar olahraga Jakarta Running Festival 2026 yang dipusatkan di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Pengalihan arus kendaraan pada hari Sabtu untuk nomor lari 5 kilometer dan 21 kilometer bakal berlangsung mulai pukul 03.00 hingga 08.45 WIB.

Sementara itu, penutupan ruas jalan pada hari Minggu untuk kategori 10 kilometer dan maraton penuh berdurasi lebih panjang, yakni dari pukul 02.30 sampai 09.15 WIB.

“Pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin dalam keterangan resminya, Jumat (23/10/2026).

Jalur utama yang terdampak pengalihan meliputi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, hingga kawasan Jalan Sisingamangaraja.

Pada hari Minggu, lintasan lari bahkan meluas hingga mengitari kawasan Monumen Nasional lewat Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Selatan.

Untuk menghindari jalur lomba, arus lalu lintas dari arah utara menuju selatan dialihkan melalui koridor barat melewati Tomang, Slipi, Pejompongan, Jalan Tentara Pelajar, hingga tembus ke Kebayoran Baru.

Pengendara dari arah timur yang hendak melintasi pusat kota diarahkan memanfaatkan jalur alternatif lingkar timur melalui koridor Rasuna Said, Jalan Kapten Tendean, dan Jalan Wolter Monginsidi menuju Blok M.

Adapun mobilitas pengendara pada poros barat dan timur ibu kota dapat mengandalkan perlintasan Jalan K.H. Mas Mansyur yang terhubung langsung dengan jalan layang non-tol Casablanca.

Bagi kendaraan angkutan barang bermuatan berat serta arus komuter antarwilayah, petugas mengarahkan pengemudi untuk memaksimalkan akses Jalan Tol Dalam Kota.

Masyarakat diimbau untuk mencermati informasi penutupan jalan dan menghindari kawasan pusat kota selama lomba lari maraton berlangsung.

Seiring penyelenggaraan Jakarta Running Festival, agenda mingguan Hari Bebas Kendaraan Bermotor alias Car Free Day di kawasan Sudirman-Thamrin pada hari Minggu juga ditiadakan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com