- Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengunggah foto editan AI kunjungan Presiden Prabowo di Padalarang pada Jumat.
- Eva Chairunisa menyampaikan permohonan maaf dan mengklarifikasi bahwa foto rekayasa AI tersebut tidak sengaja terunggah dari galerinya.
- Unggahan foto manipulasi AI tersebut menuai kritik tajam serta berbagai tanggapan negatif dari warganet di media sosial.
Respon Menohok Netizen
Penjelasan Eva ternyata belum sepenuhnya meredakan reaksi publik. Sejumlah warganet justru mempertanyakan alasan foto tersebut bisa terunggah jika proses pemilihan dan pemeriksaan materi dilakukan secara teliti.
"Kok bisa ya tidak sengaja ngepost? Wong jelas-jelas sadar kan diupload," tulis seorang pengguna media sosial.
Komentar lain bahkan mengaitkan kontroversi tersebut dengan persoalan penyebaran informasi yang dianggap menyesatkan.
"Benerr yaaak... terbukti! Penyebar hoax itu rezim," tulis warganet lainnya.
Ada pula pengguna yang membandingkan respons pemerintah terhadap kesalahan publikasi dengan penanganan kritik yang disampaikan masyarakat.
"Enaknya, jadi pemerintah/negara cuman minta maaf masalah selesai, giliran rakyat bersuara langsung bisa diproses hukum, ditangkap dan dipenjara," tulis salah satu akun.