Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB
Raffi Ahmad. [Tiara Rosana/Suara.com]
BACA 10 DETIK
  • Raffi Ahmad dikritik publik karena menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026.
  • Polda Metro Jaya menyelenggarakan acara tersebut yang belakangan diwarnai dugaan kehadiran peserta mahasiswa palsu.
  • Raffi Ahmad meminta maaf dan menyatakan kehadirannya hanya sebagai undangan tanpa niat merendahkan generasi muda.

Suara.com - Acara Deklarasi Sumpah Pemuda yang berlangsung di depan kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Kamis, (29/10/2026) lalu masih menjadi sorotan publik.

Musababnya, belakangan sejumlah peserta acara itu diduga merupakan mahasiswa bodong yang sengaja dihadirkan untuk meramaikan kegiatan tersebut oleh oknum tertentu.

Publik juga terus kritik dengan hadirnya Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni sekaligus selebriti, Raffi Ahmad, di lokasi deklarasi bodong itu.

Melalui akun sosial media pribadinya, Raffi menjelaskan kehadirannya sebatas sebagai tamu yang diundang oleh penyelanggara, yakni Polda Metro Jaya.

Acara Deklarasi Sumpah Pemuda yang berlangsung di depan kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Kamis, (29/10/2026) lalu masih menjadi sorotan publik karena dihadiri mahasiswa bodong. (Ist)

"Sebagaimana telah dijelaskan oleh Polda Metro Jaya selaku penyelanggara acara, saya hadir sebagai undangan dalam kegiatan kepemudaan tersebut," tutur dia disadur dari akun instagram @raffinagita1717 pada Minggu (1/11/2026).

Menurut pemilik RANS Entertainment itu kehadirannya berangkat niat dan itikad baik, tanpa ada maksud untuk mengerdilkan aspirasi generasi mahasiswa yang berunjuk rasa pada hari sebelumnya.

"Saya datang dengan niat yang tulus dan itikad yang baik. Tanpa niat merendahkan apalagi menciderai semangat perjuangan generasi muda," tegas Raffi.

Pria yang akrab disapa Sultan Andara ini juga bercerita, sudah sedari dulu kerap menghadiri acara yang memang mengundangnya dirinya.

Kendati begitu, Raffi mengaku hal ini jadi pelajaran untuk lebih teliti supaya ke depannya dapat memastikan kejelasan acara terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk hadir.

"Niat baik tetap perlu disertai dengan ketelitian pada kegiatan yang akan dihadiri," kata dia.

"Semuanya ini pasti jadi pembelajaran bagi saya untuk terus memperbaiki diri," Raffi menambahkan.

Karenanya, Raffi menyampaikan permintaan maaf atas kehadirannya yang berdampak pada kegaduhan di jagat maya.

"Saya mohon maaf dari hati saya atas kegaduhan yang timbul dari kehadiran saya," tandasnya.

Reporter: Alif Bintang

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com