NTB.Suara.com – Mundurnya Lucky Hakim dari jabatan wakil bupati Indramayu membuat heboh jagat perpolitikan Indramayu bahkan Jawa Barat. Gubernur Ridwan Kamil sampai turun tangan dengan memanggil Lucky Hakim mempertanyakan sikapnya tersebut.
Lucky Hakim pun membeberkan kepada publik kenapa dirinya meninggalkan jabatan wakil bupati. Mulai dari masalah komunikasi yang tidak baik dirinya dengan Bupati Indramayu Nina Agustina, tidak adanya alat kelengkapan pemerintahan yang diberikan kepada Lucky Hakim seperti ajudan, Satpol PP, dan staf lainnya yang membantu tugasnya sebagai wakil bupati.
Lucky pun merasa tidak dianggap oleh Nina Agustina, dia tidak pernah diundang rapat maupun dilibatkan dalam keputusan penting menyangkut pemerintahan. Dalam video yang dia bagikan ke publik melalui Instagram, Lucky mengungkap dirinya menerima gaji dan tunjangan hingga Rp 100 juta tetapi tidak menjalankan tugas dengan optimal.
Akibat tidak adanya alat kelengkapan pemerintahan yang melekat pada dirinya, Lucky mengaku tidak bisa menjalankan janjinya saat kampanye, seperti pembangunan embung, jalan kabupaten, tunjangan untuk imam masjid dan guru ngaji.
Saat masalah tersebut masih berlangsung, simpati datang kepada Lucky Hakim, banyak warganet mendukung dia untuk maju di Pilkada 2024 sebagai calon bupati.
“Ko nyalon bupati aja pak. Independen tanpa partai insya allah warga indramayu siap pada ndukung..,” komentar war dikutip dari fb Lucky Hakim
“untuk periode yang akan datang semoga pa lucky jadi Bupati indramayu semangat pa lucky,” tulis Nur.
Lucky Hakim sendiri saat ini sudah meninggalkan rumah dinasnya sebagai wakil bupati karena merasa tidak aman.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Masuk Skuad KMSK Deinze, Bisa Debut Hari Ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Pemkab Siak Sewa Mobil Dinas Rp8 Miliar, tapi Ada yang Janggal
-
5 Tips Mengatur Posisi Jendela Rumah Menurut Feng Shui untuk Mendatangkan Energi Positif
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Roy Suryo Lulusan Mana? Kini Ditangkap Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Dunia yang Menghakimi Sebelum Memahami: Pelajaran Berharga dari Film Saat Aku Bersuara
-
JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!