NTB.Suara.com – Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya buka suara soal harta Rafael Alun Trisambodo yang sejak lama dicurigai tidak wajar.
Pahala Nainggolan selaku Deputi Pencegahan dan Monitoring mengaku pernah melakukan klarifikasi terhadap harta RAT pada 2019 untuk LHKPN nya di tahun 2016 hingga 2017. KPK sudah mencurigai nilai yang tidak wajar di LHKPN tersebut.
KPK kemudian menerbitkan laporan hasil klarifikasi tersebut pada 2019, karena keterbatasan wewenang, KPK meminta Inspektorat Kementerian Keuangan untuk mencari detail sumber harta pejabat eselon tiga tersebut.
Tetapi Pahala mengaku sejak 2019 tidak ada tindak lanjut yang signifikan. “Sejak 2019 kami datang, tidak ada tindak lanjut yang signifikan,” kata Pahala dilansir dari KPK TV.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelum meledaknya kasus ini ke publik, tidak memberi sinyal adanya masalah di internal Kemenkeu. Sri selalu mendorong pegawainya agar berintegritas dalam mengelola pajak masyarakat.
Jenjang karir RAT juga cenderung tidak ada masalah, dia bisa menduduki jabatan eselon tiga Ditjen Pajak walaupun banyak catatan soal sumber hartanya.
Berita Terkait
-
Rubicorn yang Dipamerkan Mario Dandy Tercatat Punya Seorang yang Tinggal di Gang di Mampang
-
Dibongkar KPK! Istri Rafael Alun Punya 2 Perusahaan Properti di Minahasa Utara, Luas Lahan Capai 6,5 Hektare
-
Gurita Bisnis Properti Keluarga Pejabat Ditjen Pajak, Luas Kompleks Perumahan Rafael Cukup Untuk 390 Rumah Subsidi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik