NTB.Suara.com – Setelah perkawinan keduanya dengan Henry Siahaan kandas pada 2008 lalu, Yuni Shara sampai saat ini masih betah menjanda. Dia menuturkan, masih memilih sendiri karena dilarang oleh dua sosok yang disayangi.
Yuni Shara menyampaikan itu kepada Deddy Corbuzier. Dia mengaku, dua kali perkawinannya berujung kandas.
Pernikahan pertama dengan Raymond Manthey pada 1993 kandas hanya dalam 4 bulan. Yuni Shara mengaku kerap mendapat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari sang suami.
Dalam perkawinan kedua bersama Henry Siahaan, dia dikaruniai dua anak. Cavin Obrient Salomo Siahaan dan Cello Obient Siahaan.
Selepas dari Henry, Yuni memang sempat menjalin hubungan pacaran dengan Raffi Ahmad pada medio 2009. Sayang, berakhir kandas pada 2012.
Sampai saat ini, dia pun belum kepikiran untuk menikah lagi. Dia mengatakan, pernikahan itu terlalu ribet.
“Aku gak mau ribet,” terang dia.
Walau begitu, dia mengakui sempat bertemu lelaki, seorang duda, yang menurutnya cocok ke jenjang pernikahan, akan tetapi tidak disetujui kedua anaknya.
“Anakku gak setuju. Aku harus dengerin mereka dong,” jelasnya.
Baca Juga: Yuni Shara Bicara Kumpul Kebo, Mantan Raffi Ahmad Bilang Begini
Dia sempat pacaran. Namun, dia harus backstreet. Dia tidak berani menunjukkan punya pacar kepada anak-anaknya.
“Pacaran, anakku gak ngasih. Jadi backstreet. Orang takut pacaran sama orang tuanya, ini takut sama anaknya,” terang Yuni dalam podcast yang tayang akhir 2019 lalu.
Walau begitu kini Yuni Shara sudah mendapat lampu hijau dari anak-anaknya untuk menikah lagi. Sebab, anaknya melihat dia kerap sendirian.
“Anak-anakku ini udah mulai boleh setelah lihat ibunya sendiri terus. ‘Bunda kamu cari dong (suami) sebelum menopause’. ‘Kok kamu tahu, Nak?’. ‘Kan saya belajar’,” kata Yuni Shara menirukan percakapan dengan anaknya.
Dengan bergurau ke anaknya, dia berujar kenapa tidak dari dulu saat punya calon suami yang cocok, namun dilarang. Sekarang malah disuruh cari pasangan.
Sekadar diketahui, menopause merupakan proses alami pada wanita yang mencapai akhir masa reproduksi. Ini terjadi karena ovarium berhenti menghasilkan estrogen dan kadar progesteron menurun.
Ketiadaan kedua hormon tersebut membuat wanita perempuan berhenti mengalami menstruasi dan tidak lagi bisa bereproduksi. Secara umum, menopause terjadi pada perempuan yang telah mencapai usia 51 tahun. Walau begitu bisa terjadi antara umur 45 dan 55 tahun. Yuni Shara akan berusia 51 tahun pada Juni 2023 mendatang. (*)
Berita Terkait
-
Betah Menjanda, Yuni Shara dan Aura Kasih Ungkap Cara Salurkan Hasrat ketika Memuncak
-
Pantas Kandas dengan Raffi Ahmad, Yuni Shara Gampang Ilfeel gegara Suami Pertama: Aku Di-KDRT Setiap Hari
-
Ditanya Raffi Ahmad soal Kesepian, Yuni Shara: Sehari-hari Emang...
-
Di Depan Raffi Ahmad, Yuni Shara Ungkap Syarat Pria yang Bisa Temani di Masa Tua, 'Jangan Ngorok Kalau Tidur'
-
Raffi Ahmad Mundur, Yuni Shara Tak Pernah Orgasme
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan