NTB.Suara.com – Penyanyi papan atas Indonesia, Yuni Shara pernah bicara soal kumpul kebo atau tinggal serumah tanpa ikatan perkawinan.
Hal itu menjawab pertanyaan Deddy Corbuzier soal bagaimana tinggal serumah tanpa ikatan perkawinan. Ini beranjak dari keinginan Yuni Shara yang di masa tuanya ingin memiliki teman ngobrol meski belum kepikiran untuk menikah lagi.
“Bagaimana dengan, kita gak usaha ngomongin budaya, gak usaha ngomongin yang lain-lain, kita ngomong sebagai manusia, bagaimana tinggal serumah tapi tanpa nikah sampai tua?” tanya Deddy.
Dia mengatakan, kumpul kebo tidak dibenarkan dalam Agama Islam. Sebab, mestinya hubungan lelaki dan perempuan harus ada dalam ikatan perkawinan.
“Jangan. Sebenarnya aku tidak menyalahkan itu (pasangan kumpul kebo). Tapi, di Agama diharuskan sedemikian itu loh,” katanya dalam podcast kanal Youtube Deddy Corbuzier.
Selain itu, aku Yuni Shara, kumpul kebo ini juga memberikan pemandangan yang tidak baik bagi anak-anaknya.
Sekalipun sudah cukup lama menjanda dan dua pernikahannya berakhir kandas, Yuni masih punya keinginan menikah lagi. Namun, dia memberi syarat, calon suaminya yang tidak membuatnya ribet.
“Kalau gak ada ya gak usah dipaksain. Pacaran aja. Pacaran juga gak usah serumah. Aku juga gak bisa tidur terus ada orang di kamar sendiri,” terang penyanyi asal Kota Batu, Malang ini.
“Tapi kalau ketemu orang yang tepat, lu mau nikah? Atau udah terlalu ribet?” tanya Deddy.
Yuni berpikir agak lama. Dia menuturkan, dari muda dia kerja terus. Kaka Krisdayanti ini punya keinginan kalau diberi suami lagi yang bisa bikin Yuni tidak perlu kerja sekeras saat ini.
“Pengin dinafkahi,” kata penyanyi yang akan berusia 51 tahun pada Juni 2023 mendatang.
Deddy tiidak yakin itu bisa dilakukan Yuni. Sebab, dia sosok yang selalu ingin bekerja. Yuni membenarkan dia tetap ingin bekerja, tapi tidak sekeras saat ini.
“Kalau begitu, lu ntar orang bilang lu matre?” tanya Deddy.
“Orang belum pernah kok. Itu kan baru angan-angan. Belum pernah selama ini (dinafkahi) dari zaman segini sampai umur segini,” jelas Yuni dalam perbincangan yang tayang akhir 2019 silam. (*)
Berita Terkait
-
Tuh Kan! Nagita Slavina Kesal saat Raffi Ahmad Sebut Yuni Shara: 'Ada Rasa Cemburu Kali'
-
Gagal Klimaks dengan Pria, Ini Cara Yuni Shara Sukses ke 'Puncak' saat Menjanda: 'Aku Bisa'
-
Sesama Janda, Beda Cara Dewi Perssik, Aura Kasih-Yuni Shara Lampiaskan Hasrat Seksual, Siapa Paling Aneh?
-
Betah Menjanda, Yuni Shara dan Aura Kasih Ungkap Cara Salurkan Hasrat ketika Memuncak
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan