NTB.Suara.com - Persib Bandung terus menempel ketat PSM Makassar dalam perebutan gelar juara BRI Liga 1 musim ini.
Saat ini, Persib di posisi kedua klasemen sementara dengan 52 poin. Mereka berjarak 10 angka dari PSM Makassar yang memuncaki klasemen.
Akan tetapi, Persib masih memiliki dua laga sisa. Artinya jika memenangkan keduanya, maka jarak poinnya hanya empat.
Di sisa laga BRI Liga 1, Persib akan habis-habisan untuk memenangkan laga. Hal tersebut duungkapkan oleh gelandang Persib Dedi Kusnandar.
Menurutnya, Persib tak akan menyerah dan akan berjuang hingga akhir.
"Jadi di setiap pertandingan kita maksimal di delapan pertandingan ini dan kita tidak menyerah,” katanya dikutip dari laman Liga Indonesia, Selasa (7/3/2023).
PSM Makassar Punya Mental Juara
PSM Makassar berpeluang menjadi juara musim ini. Syaratnya, mereka harus menyapu enam laga sisa BRI Liga 1.
Kepercayaan diri PSM kini juga sedang tinggi. Musababnya, mereka mampu menang 7 kali secara beruntun.
Baca Juga: 4 Potret Terbaru Fuji dan Gala Sky, Sukses Bikin Netizen Gemas
Terkait itu, pelatih PSM, Bernardo Tavares mengatakan anak asuhnya memiliki mental pemenang dan juara.
“Saya tidak hitung soal berapa kali kita comeback tapi saya hitung pertandingan melawan tim yang kita hadapi,” kata pelatih asal Portugal itu.
“Untuk mentalitas champions, saya setuju bahwa kita punya mentalitas,” imbuhnya.
Meski demikian, dia meminta para pemainnya tak jemawa dengan capaian ini.
Sebab, masih ada 6 laga sisa untuk meraih gelar juara.
“Kita hanya akan memikirkan pertandingan selanjutnya, selangkah demi selangkah,” kata dia.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar