NTB.Suara.com - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana menghapus peninggalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Peninggalan tersebut adalah pemusatan latihan (TC) jangka panjang.
Seperti diketahui, Shin Tae-yong kerap melakukan TC jangka panjang sebelum bermain dalam sebuah turnamen.
Hal tersebut sempat membuat pelatih Persija Jakarta marah karena banyak pemainnya dipanggil Shin Tae-yong, padahal masih di tengah-tengah kompetisi.
Direktur Teknik (Dirtek) PSSI mengatakan TC jangka panjang bagus dilakukan untuk para pemain yang tidak mendapatkan menit bermain bersama klub. Tapi jika pemain tersebut sudah memiliki jam bermain, TC jangka panjang tidak diperlukan lagi.
"Di dunia manapun kan pemain-pemain itu besarnya di klub. PSSI akan berusaha ke depan TC jangka panjang tidak akan dilakukan lagi," ujar Indra Sjafri dikutip dari Suara.com.
Langkah PSSI tersebut bisa dilihat ketika Indra Sjafri menjadi pelatih Timnas Indonesia U-22. Pada awal latihan Indra Sjafri telah bersepakat dengan pelatih-pelatih Liga 1.
Indra Sjafri bersepakat untuk tidak mempermasalahkan pemain yang memiliki jam bermain di klub. Pelatih berusia 60 tahun itu tidak akan memaksa mereka mengikuti TC.
Pada pemusatan latihan tahap pertama, Indra Sjafri hanya memanggil pemain-pemain yang belum memiliki jam bermain di Liga 1.
"Sesuai dengan kesepakatan pelatih klub, kalau dia bermain reguler silahkan bermain di klubnya," ujarnya.
"Kalau gak bermain reguler, datang ke TC. Ini pemain-pemain yang gak bermain sudah datang semua," tambahnya.
Saat ini Indra Sjafri tengah mempersiapkan timnas Indonesia U-22 untuk berjuang di SEA Games 2023.
Termasuk melakukan laga uji coba, salah satunya melawan Lebanon, tim yang berada di peringkat 100 besar FIFA. (Riadin Asy/*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?