NTB.Suara.com - Pertemuan Persija Vs Dewa United menjadi ajang reuni bagi dua pemain Timnas Indonesia, yakni Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri.
Dua pemain yang pernah berseragam FK Senica itu akan bertemu, tapi kini harus bentrok. Witan Sulaeman yang berseragam Persija harus melawan Egy yang membela Dewa United.
Meski dulu pernah satu tim, Witan Sulaeman tetap ingin mendapatkan hasil terbaik. Tujuan dari Witan adalah memperoleh tiga poin, sehingga Persija Jakarta bisa merebut posisi kedua klasemen Liga 1.
"Saya pikir pertandingan besok sangat seru, karena pertandingan pertama saya melawan teman saya," kata Witan Sulaeman dikutip dari laman resmi Liga 1.
"Terlepas dari itu, saya dan tim Persija Jakarta kami ingin meraih hasil yang maksimal dan terbaik."
Sejak memperkuat Persija Jakarta (1/1/2023) Witan Sulaeman memang belum bisa menampilkan performa terbaiknya. Pemain Timnas Indonesia itu baru bermain 8 kali dan hanya mencetak 1 gol.
Dari 8 pertandingan tersebut, Witan Sulaeman belum pernah bermain selama 90 menit, paling lama dia bermain selama 70 menit. Tapi bagi Witan, dia tetap menampilkan permainan maksimal berapapun waktu yang diberikan oleh Thomas Doll.
Mengomentari peluang menang saat melawan Dewa United, Witan cukup yakin Persija bisa mengamankan tiga poin. Terlebih saat ini kondisi tim cukup bagus, para pemain sudah siap melawan Dewa United.
"Dan saya pikir suasana tim sangat baik dan kami siap untuk pertandingan melawan Dewa United besok."
Baca Juga: Persib Terpeleset, Thomas Doll DKK Punya Kesempatan Lolos ke Play-off AFC Cup
Sementara Dewa United juga ingin mendapatkan kemenangan sehingga memperoleh 3 poin. Egy Maulana Vikri juga ingin membuktikan diri layak tampil di Liga 1. Pasalnya sama seperti Witan, Egy hanya bermain 8 kali.
Tapi penampilan dari Egy cukup bagus dalam mendongkrak performa tim, dia berhasil mencetak 1 gol dan 3 assist.(M.Iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak
-
Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka
-
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau
-
Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%
-
Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen
-
Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional
-
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
-
Gus Yusuf Ajak Peserta Muktamar NU Bantu Korban Gempa NTT