NTB.Suara.com - Bukan rahasia lagi jika nama BTS kini telah merajai industri musik. Tak hanya industri music Korea Selatan, BTS juga sukses besar menembus pasar Amerika hingga Eropa. Boyband beranggotakan RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V dan Jungkook berhasil menghimpun jutaan penggemar yang tersebar di seluruh dunia.
Tak dipungkiri, dengan prestasi BTS yang begitu menakjubkan ini, banyak orang yang menilai bahwa boyband yang debut pada 2014 ini sudah sukses besar. Karena itulah, banyak juga yang bertanya tentang apa saja rahasia sukses BTS.
Baru-baru ini, Suga melakukan debut solo pertamanya dengan album bertajuk “D-Day”. Pada album ini, title track berjudul “Haegeum” bakal dirilis pada 21 April mendatang. Untuk mendukung promosi albumnya, Suga menayangkan siaran berjudul “Suga:Road To D-Day”. Video yang ditayangkan di Disney+ ini bakal membahas proses pembuatan album, promosi, tur hingga konser.
Salah satu yang menjadi sorotan dari siaran tersebut adalah saat Suga membongkar pembahasan mengenai BTS. Suga menyebut bahwa pada tahun 2016 lalu, BTS banyak menerima kebencian dari segala sisi. Bentuk emosi terhadap kebencian inipun ia tumpahkan dalam mixtape berjudul “AugustD” yang dirilis pada 2016 lalu.
“Pada tahun 2016, rasanya kami seperti hidup di neraka karena menerima kebencian dari segala sisi,” ungkap Suga, dikutip dari https://www.instagram.com/p/Cq6yPm8BrAW/.
Tak hanya itu saja, Suga bahkan mengatakan bahwa ia sampai pernah berpikir ingin balas dendam pada orang-orang yang merendahkan BTS pada saat itu. “Kami ingin sukses, dan membuktikan pada mereka bahwa kami bisa menjadi musisi yang tidak dipandang remeh,” lanjut Suga.
Dari pernyataan Suga tersebut, dapat dipastikan bahwa salah satu rahasia kesuksesan BTS adalah selalu membuat karya dengan hati. Dengan kunci ini, BTS bisa membuktikan bahwa telah berhasil sukses. (Riadin Asy/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan