NTB.Suara.com - Astra Motor NTB selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda di wilayah Nusa Tenggara Barat bersama dengan PT. Astra Honda Motor (AHM) menggelar Festival Vokasi Satu HATI 2023 bagi tenaga pengajar dan siswa SMK Teknik Bisnis dan Sepeda Motor (TBSM).
Kegiatan seleksi di wilayah NTB diikuti 14 SMK TBSM di bawah binaan Astra Motor NTB. Kontes dilaksanakan pada Selasa 18 April 2023, bertempat di Gedung Main Dealer Training Center (MDTC).
Dari hasil seleksi, dipilih tiga guru dan tiga siswa perwakilan terbaik yang akan berkompetisi di tingkat selanjutnya.
Festival Vokasi Satu Hati 2023 dimulai sejak Januari 2023. Seleksi dilakukan secara bertahap dari tingkat sekolah, regional hingga nantinya di tingkat nasional.
Bekerja sama dengan seluruh Main Dealer Honda di seluruh Indonesia, kegiatan tersebut akan memilih 27 orang siswa dan 40 orang guru terbaik untuk mengikuti seleksi tingkat nasional pada Mei 2023.
Technical Service Manager Astra Motor NTB Dicky Maulana Akbar menjelaskan Technical Skill Contest for Vocational High School bertujuan untuk meningkatkan kompetisi serta keahlian guru dan siswa TBSM Astra Honda agar dapat update terhadap perkembangan teknologi sepeda motor Honda yang setiap saat terus berkembang.
“Program tersebut hadir sebagai bentuk komitmen AHM dalam berkontribusi pada dunia pendidikan vokasi untuk menghadirkan sumber daya manusia unggul di industri kendaraan bermotor roda dua," katanya.
Para siswa minimal kelas XI dan tenaga pengajar yang telah mengikuti pelatihan modul dasar teknik dan bisnis sepeda motor dapat mengikuti kegiatan ini dengan mendaftar di sekolah masing-masing melalui berbagai tahapan seleksi.
Pemenang kontes Festival Vokasi Satu HATI 2023 ini selanjutnya akan mewakili Main Dealer Astra Motor NTB di tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 24-28 Juni 2023.
Baca Juga: 3 Amalan Sunah sebelum Salat Idul Fitri, Muslim Wajib Tahu
Saat ini, Astra Motor NTB telah memiliki 14 jaringan SMK Binaan yang tersebar di wilayah Pulau Lombok dan Sumbawa, Provinsi NTB, di antaranya SMKN 3 Mataram, SMK Darul Quar'an Bengkel, SMKN 2 Kuripan, SMKN 2 Lingsar, SMKN 2 Gerung, dan SMKN 1 Gunungsari.
Selain itu, SMKN 2 Praya Tengah, SMKN 1 Janapria, SMKN 1 Pringgabaya, SMKN 1 Gangga, SMKN 1 Woja, SMKN 1 Taliwang, SMKN 2 Kota Bima, dan SMKN 2 Sumbawa Besar.
Para peserta akan unjuk keahlian dalam perawatan dan perbaikan sepeda motor Honda dengan bahan uji materi sesuai kurikulum yang diterapkan.
Untuk kategori guru, berbagai tantangan akan dihadapi mulai dari sisi teknis penyampaian materi hingga pengetahuan teknik sepeda motor. Pengujian dilakukan secara praktik dan tertulis.
Sementara itu, para siswa ditantang menunjukkan keahliannya dalam praktik perbaikan sepeda motor. Selain adu pengetahuan, Festival Vokasi Satu Hati 2023 juga melaksanakan Nasional Assessment for SMK.
AHM bersama Main Dealer akan mengkalibrasi kesiapan pengembangan pendidikan vokasi dari sisi fasilitas, kegiatan implementasi kurikulum, hingga kesiapan tenaga ajar di SMK mitra.
Adapun enam juara yang diperoleh dari Tehnical Skill Contest For Vocational School di tingkat regional NTB yaitu:
Juara Kontes Guru :
1. SMKN 2 Kota Bima : Herman Susilawan, S.T
2. SMKN 1 Gangga : Salehudin Al Ayubi, S.Pd
3. SMKN 2 Lingsar : Nirwan Hamid, S.T
Juara Kontes Siswa :
1. SMKN 2 Sumbawa Besar : I Ketut Bagus Wibawa
2. SMKN 2 Kota Bima : M. Khaerul Sallam
3. SMKN 2 Lingsar : Rizikiko Rama Febrianto
Dicky mengatakan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, pihaknya terus berkomitmen untuk menghasilkan generasi unggul di bidang vokasi dengan terus berupaya mendorong hadirnya pendidikan berkualitas untuk tenaga pengajar yang kompeten dengan dukungan sarana fasilitas sekolah yang baik.
"Program monitoring dan kalibrasi juga kita lakukan secara rutin agar dapat menjaga kualitas ajar di sekolah SMK mitra binaan,” pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik