NTB.Suara.com - Forum Masyarakat NTB Satu menyerahkan 348 surat rekomendasi dukungan Prof Masnun menjadi Penjabat Gubernur Provinsi NTB ke DPRD Nusa Tenggara Barat, Jumat (14/07/2023).
Koordinator Forum Masyarakat NTB Satu, Lalu Daud Nurjadi menjelaskan, dukungan rekomendasi yang diserahkan ke DPRD NTB berasal dari kelompok pendamping desa, kelompok tani, tokoh adat, pondok pesantren, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan dan sejumlah kelompok masyarakat lainnya.
"Alhamdulillah hari ini, kami sudah menyerahkan sebanyak 275. Sehari sebelumnya sebanyak 73 rekomendasi ke Prof Masnun, sehingga total sebanyak 348 rekomendasi," jelasnya.
Lalu Daud mengklaim bahwa rekomendasi yang diserahkan mewakili semua elemen masyarakat dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok, Provinsi NTB.
"Insya Allah dalam minggu ini juga akan ada tambahan rekomendasi dukungan yang akan diserahkan lagi ke DPRD NTB," ujarnya
Pihaknya berharap aspirasi masyarakat melalui surat yang telah disampaikan menjadi pertimbangan fraksi di DPRD NTB, untuk mengusulkan Prof Masnun sebagai Penjabat Gubernur NTB.
"Sebanyak 348 rekomendasi kelompok masyarakat yang masuk ke DPRD NTB, mudahan bisa dipertimbangkan," kata Lalu Daud berharap.
Prof Masnun yang saat ini menjadi rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram merupakan orang yang tepat untuk menjadi Penjabat Gubernur NTB periode 2023-2025.
"Rakyat NTB membutuhkan sosok yang bisa diterima oleh semua kalangan. Prof Masnun memiliki itu semua," pungkas Lalu Daud. (*)
Baca Juga: Nathalie Holscher Ngeluh Duit Bulanan Sule Cuma Rp 25 Juta, Tapi Bilang Gak Butuh Materi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten