NTB.Suara.com - Karier eks sayap kanan Timnas Indonesia, Irfan Bachdim sudah semakin meredup. Jebolan klub Ajax Amsterdam itu sudah dua bulan menganggur. Dia pun disuruh gantung sepatu. Akankah dia alih profesi di usia 35 tahun ini?
Setelah kontraknya dengan Persis Solo berakhir pada 5 Juli 2023 lalu, Irfan Bachdim belum terikat dengan klub mana pun. Dalam musim transfer Liga 1 musim 2023/2024 lalu, tidak ada klub Liga 1 yang cocok dengannya.
Setahun bersama Persis Solopada musim 2022/2023, performa Irfan Bahdim juga kurang mengesankan. Pemain berusia 35 tahun itu hanya bermain dalam 20 laga, dari 34 laga musim lalu.
Pemain yang beroperasi sebagai sayap kanan itu kerap tidak masuk dalam skuad, karena cedera, maupun hanya duduk di bangku cadangan. Bahkan eks pemain Bali United ini juga tidak pernah bermain penuh waktu bersama Persis Solo.
Di Timnas Indonesia, Irfan Bachdim juga sudah jarang dipanggil. Dia terakhir dipanggil untuk membela Timnas Indonesia pada tahun 2019 lalu dalam kualifikasi Piala Dunia Zona Asia.
Irfan Bachdim sudah 40 kali membela Timnas Indonesia dan menyumbangkan 11 gol.
Namun, kini belum jelas akan seperti apa karier Irfan Bachdim ke depan. Berbagai kalangan netizen menyuruh Irfan gantung sepatu saja dan mengambil profesi lain.
Sejumlah profesi yang bisa ditempuh suami dari Jennifer Bachdim adalah menjadi pelatih sepak bola hingga agen pemain sepak bola.
"Jadi pelatih aja, Bang, pelatih lokal di Liga 1 jarang," tulis @leoo.pangestt di akun instagram @ibachdim dikutip Kamis (7/9/2023).
"Idola mak-ku. Kalo ditanya atau ada timnas main dikit-dikit endi Bahdem ndi Bahdem dengan logat Jawanya," ujar @itsme_sahin
"Mending jadi agen, Bachdim," tandas @ng_kis.
Profil Irfan Bachdim
Irfan Bachdim merintis karier sepak bola melalui SV Argon di Belanda pada 1997. Kemudian dia masuk Ajax Amsterdam muda, hingga Utrech muda. Dia sempat membela Haarlem.
Perjalanan kariernya penuh warna-warni. Dari Liga di Belanda, ke Liga di Indonesia, kemudian Thailand, Jepang, hingga kembali berlabuh di Liga 1 Indonesia.
Pemain yang memiliki nilai pasar tertinggi Rp3,04 miliar itu pernah membela beberapa klub Liga 1 Indonesia. Antara lain Persema Malang pada 2010-2013, kemudian Bali United pada 2017-2020, PSS Sleman pada 2020-2021, dan Persis Solo dari 2021-2023. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek