- BPJS PBI untuk masyarakat kurang mampu dibiayai penuh pemerintah.
- Sedangkan BPJS Mandiri dibayar peserta sesuai kelas layanan.
- Pencabutan BPJS PBI per Februari 2026 berdampak pada pasien kronis.
Suara.com - BPJS Kesehatan adalah program jaminan kesehatan nasional di Indonesia yang bertujuan memberikan akses layanan kesehatan terjangkau bagi seluruh masyarakat. Peserta dibagi menjadi segmen seperti Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan peserta mandiri (PBPU).
BPJS PBI dan BPJS Mandiri berbeda dalam pembiayaan, kriteria, dan pendaftaran. Nah, belakangan viral isu BPJS PBI dinonatifkan secara mendadak tanpa pemberitahuan, terutama sejak awal Februari 2026, menimbulkan kekhawatiran luas.
Lantas, apa sebenarnya perbedaan BPJS PBI dan BPJS Mandiri?
7 Perbedaan Utama antara BPJS PBI dan BPJS Mandiri
1. Target Peserta
BPJS PBI ditargetkan untuk masyarakat miskin, fakir miskin, dan kelompok rentan berdasarkan data pemerintah seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sementara BPJS Mandiri untuk individu atau keluarga yang mampu secara ekonomi, seperti pekerja informal, wiraswasta, atau mereka yang tidak terdaftar sebagai pekerja penerima upah.
Perbedaan ini mencerminkan fokus BPJS PBI pada perlindungan sosial, sedangkan BPJS Mandiri pada kemandirian finansial.
2. Pembayaran Iuran
Pada BPJS PBI, iuran bulanan ditanggung penuh oleh pemerintah pusat atau daerah, sehingga peserta tidak perlu membayar apa pun.
Baca Juga: BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
Berbeda dengan BPJS Mandiri, di mana peserta wajib membayar sendiri setiap bulan, dengan tarif berdasarkan kelas: Kelas 1 (Rp 150.000), Kelas 2 (Rp 100.000), atau Kelas 3 (Rp 35.000 per orang).
Ini membuat BPJS PBI lebih ringan bagi yang kurang mampu, tapi BPJS Mandiri menawarkan opsi fleksibel.
3. Kelas Layanan
Peserta BPJS PBI hanya mendapatkan Kelas 3 dengan fasilitas rawat inap standar.
Sebaliknya, BPJS Mandiri memungkinkan pilihan Kelas 1, 2, atau 3, di mana kelas lebih tinggi memberikan fasilitas lebih baik seperti kamar rawat inap yang lebih nyaman.
Fleksibilitas ini menjadi keunggulan BPJS Mandiri bagi yang ingin layanan premium.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement