NTB.suara.com - Meski belakangan menjadi trend. Tapi, untuk kantong masyarakat Indonesia pada umumnya. Harga beberapa kendaraan listrik khususnya sepeda motor impor masih ugal-ugalan dan tak ramah di kantong. Salah satunya adalah Ionex S6, salah satu produk terbaru dari Kymco.
Berdasar laman resmi pabrikan asal Taiwan tersebut. Ionex S6 menghadirkan sejumlah inovasi menarik. Motor ini dirancang khusus untuk penggunaan perkotaan yang ramah lingkungan. Dengan daya mesin yang besar dan fitur canggih, Ionex S6 menawarkan solusi transportasi yang efisien dan bersahabat dengan lingkungan.
Salah satu keunggulan utama Ionex S6 adalah daya mesin yang besar. Motor listrik ini memiliki kapasitas mesin sebesar 7.000 watt, yang menjadikannya salah satu motor listrik terkuat di kelasnya. Dengan torsi sebesar 25,2 Nm, Ionex S6 mampu memberikan akselerasi yang luar biasa dan melaju dengan kecepatan tinggi. Kecepatan maksimumnya mencapai 92 km per jam, menjadikannya pilihan yang sangat cocok untuk mobilitas perkotaan yang cepat.
Ionex S6 menggunakan dual baterai jenis Ionex yang memiliki kapasitas sebesar 50.82 V 34,3 Ah dengan maksimum daya 1.743 watt. Hal ini memungkinkan motor ini untuk menempuh jarak yang sangat jauh dalam sekali pengisian daya. Dengan kapasitas baterai yang besar, Anda dapat melakukan perjalanan panjang tanpa khawatir kehabisan daya.
Meski tampilannya imut dan mungil. Tapi, motor listrik Ionex S6 memiliki dimensi yang ideal untuk mobilitas perkotaan. Dengan panjang 1.770 mm, lebar 690 mm, dan tinggi 1.090 mm, motor ini mudah untuk dikendalikan dan bermanuver di jalan-jalan perkotaan yang padat. Jarak sumbu roda sebesar 1.275 mm juga memberikan keseimbangan yang baik antara stabilitas dan manuverabilitas.
Keunggulan lain dari Ionex S6 adalah kemampuannya untuk berakselerasi dengan cepat. Motor ini dapat mencapai kecepatan dari 0 hingga 50 km per jam dalam waktu hanya 3.9 detik. Hal ini membuatnya sangat responsif saat berada di jalan raya yang sibuk. Selain itu, kapasitas daya tempuhnya yang mencapai 155 km dengan kecepatan konstan 30 km per jam menjadikannya pilihan yang sempurna untuk perjalanan jauh.
Ionex S6 dilengkapi dengan teknologi EBS (Energy Brake System) yang inovatif. Saat Anda melakukan pengereman, energi kinetik yang dihasilkan akan diubah menjadi energi penyimpanan baterai. Ini tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi penggunaan daya, tetapi juga meningkatkan kapasitas jarak tempuh. Fitur ini sangat berguna saat Anda melakukan perjalanan jauh dan membutuhkan daya tambahan.
Selain spesifikasi teknis yang impresif, Ionex S6 juga dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan yang membuatnya semakin menarik. Beberapa fitur ini termasuk mode mundur, port charging USB untuk mengisi daya perangkat Anda, ruang penyimpanan berkapasitas 24 liter yang cukup besar, dan tripod utama yang hemat tenaga kerja.
Ionex S6 menggunakan jenis ban tubeless yang memiliki ukuran 110/70 ring 12 untuk ban depan dan ban belakang. Ini memberikan traksi yang baik di berbagai kondisi jalan. Selain itu, sistem pengereman motor ini juga sangat baik. Motor ini dilengkapi dengan cakram ganda untuk rem depan dan cakram untuk rem belakang. Ini memberikan kontrol pengereman yang optimal dan keamanan saat berkendara.
Baca Juga: Diisukan Pacari Gilga Sahid, Happy Asmara Justru Mesra dengan Delva Irawan
Meskipun menawarkan sejumlah fitur canggih dan spesifikasi yang kuat, Ionex S6 tetap memiliki harga yang kompetitif. Harga jualnya sekitar 63.800 Yuan atau setara dengan Rp 133,4 jutaan. Motor ini juga tersedia dalam berbagai pilihan warna yang menarik, termasuk putih, hitam, mint, dan oranye. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama, Kapan Jadwal Mulai Berpuasa?
-
Makan Mewah di Tenten Jadi Lebih Hemat! Cek Diskon 35% Khusus Nasabah BRI
-
Simfoni Kejanggalan dalam Denah: Menyingkap Rahasia Rumah Aneh
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Tri Tito Karnavian Puji Kepemimpinan Gubernur Sulsel Sukseskan Program Zero Dose
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Kala Hukum Kembali Dipertanyakan: Membaca A Time to Kill Karya John Grisham