/
Kamis, 14 September 2023 | 08:56 WIB
Line up Daihatsu Terios yang banyak memiliki penggemar di Indonesia. (Daihatsu)

NTB.suara.com - Beberapa hari terakhir, dunia otomotif Indonesia menjadi saksi atas keluhan yang tersebar di berbagai forum otomotif online. Keluhan ini berasal dari pengguna setia mobil Daihatsu Terios, salah satu kendaraan yang cukup populer di Indonesia. Keluhan yang mencuat mencakup sejumlah masalah, terutama terkait dengan mesin dan pelayanan purna jual. 

Salah satu keluhan paling sering yang muncul adalah terkait dengan masalah mesin pada Daihatsu Terios. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa mereka mengalami masalah serius seperti bunyi kasar yang mengganggu, masalah overheat, dan penurunan performa mesin. Ini menjadi sorotan utama karena masalah mesin dapat memengaruhi kenyamanan dan kinerja kendaraan.

Masalah bunyi kasar adalah keluhan yang paling umum. Pengguna melaporkan bahwa mesin Terios mereka mengeluarkan suara yang tidak biasa, terutama saat kendaraan diberi beban atau digeber. Keluhan ini mencakup berbagai varian Terios, mulai dari tipe X hingga tipe R. Keluhan ini tentu saja membuat para pemilik mobil khawatir akan kualitas mesin mobil mereka.

Overheat adalah masalah serius lainnya yang dilaporkan oleh beberapa pengguna Terios. Mesin yang mengalami overheat dapat mengakibatkan kerusakan serius pada komponen mesin dan mengganggu operasional kendaraan. Overheat dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk masalah dalam sistem pendingin.

Selain itu, beberapa pemilik Terios mengeluarkan unek-unek dan kicauan di media sosial mengeluhkan penurunan performa mesin. Mereka merasa bahwa kendaraan mereka tidak lagi memberikan tenaga yang memadai, terutama saat melewati medan yang menantang. Penurunan performa mesin dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk keausan komponen mesin atau masalah bahan bakar.

Ada lagi soal suspensi adalah keluhan lain yang umumnya ditemui oleh pengguna Daihatsu Terios. Beberapa pemilik mobil melaporkan bahwa suspensi kendaraan mereka terasa sangat keras dan kurang nyaman saat melintasi jalan yang tidak rata. Kendaraan yang memiliki suspensi yang tidak memadai dapat membuat perjalanan menjadi tidak nyaman dan bahkan berisiko merusak komponen-komponen lainnya.

Penting untuk dicatat bahwa Terios sering digunakan untuk berkendara di berbagai kondisi jalan, termasuk medan off-road. Oleh karena itu, suspensi yang baik sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan kinerja kendaraan dalam berbagai situasi.

Selain masalah teknis, sejumlah pemilik Daihatsu Terios juga mengeluhkan pelayanan aftersales yang dianggap kurang memuaskan. Beberapa pengguna melaporkan bahwa mereka harus menunggu waktu yang lama untuk mendapatkan perbaikan atau layanan purna jual. Waktu yang lama ini bisa mengganggu mobilitas dan kenyamanan pemilik kendaraan.

Contoh salah satu pengguna yang mengalami masalah mesin dan harus menunggu selama dua minggu untuk perbaikan mencerminkan masalah umum yang dihadapi pengguna Terios. Ketidakpuasan terhadap pelayanan purna jual dapat berdampak pada reputasi merek dan merugikan kepercayaan konsumen.

Baca Juga: Aurel Hermansyah Unggah Foto Orangtua Kandung dan Sambung, Wajah Anang Hermansyah dan Raul Lemos Jadi Sorotan Warganet

Keluhan dari pengguna Daihatsu Terios telah menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial dan forum otomotif online. Sejumlah warganet dan pecinta otomotif mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap kualitas mobil ini yang mereka nilai menurun. Namun, hingga saat ini, Daihatsu Indonesia belum memberikan pernyataan resmi atau langkah konkret untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh pengguna Terios.

Demikian dikutip dari bebeapa kanal Youtube yang membahas otomotif. Persoalan Terios bisa saja disebabkan masa pakai atau umur kendaraan. Seperti dalam video Youtube berjudul "Mesin Kurang Bertenaga, AC Kurang Dingin | Masalah Umum Toyota Rush Daihatsu Terios - DOMO Indonesia". "Kemungkinan AC tidak dingin itu perlu di servis, engine jadi overheat, dan cek dulu kompresinya. Kalau kompresinya normal, harusnya normal," papar akun @Dokter Mobil Indonesia dikutip, Kamis 14 September 2023. (*)

Load More