NTB.suara.com - Logo Harley-Davidson, atau lebih dikenal sebagai Bar-and-Shield, adalah salah satu lambang paling ikonik dalam dunia otomotif. Merek ini, yang berasal dari Amerika Serikat, telah membawa sejarah panjang dan reputasi kuat yang melekat pada logo mereka. Merek ini sejak didirikan pada tahun 1903 itu begitu melegenda dengan image motor gede khas negeri Paman Sam dengan suara menggelegar.
Harley-Davidson adalah perusahaan sepeda motor yang didirikan pada tahun 1903 di Milwaukee, Wisconsin, oleh empat pengusaha yang berbakat: William S. Harley, Arthur Davidson, Walter Davidson, dan William A. Davidson. Dari gudang kayu kecil di halaman belakang Davidson, mereka memulai perjalanan mereka dalam dunia otomotif.
Pada tahun 1908, mereka berhasil menjual sepeda motor debut mereka kepada polisi Detroit, yang menjadi langkah awal sukses mereka. Selama Perang Dunia I pada tahun 1918, militer Amerika Serikat telah membeli setengah dari semua sepeda motor perusahaan tersebut. Meskipun Harley-Davidson didirikan pada tahun 1903, logo merek ini muncul beberapa tahun kemudian, entah pada tahun 1909 atau 1910, tergantung pada sumber mana yang Anda lihat.
Sejarah logo Harley-Davidson sangat erat kaitannya dengan seorang wanita bernama Janet Davidson. Janet adalah seorang seniman yang bekerja di sebuah toko pakaian dalam dan menggunakan bakat seni nya untuk membuat monogram asli untuk tekstil berkualitas. Kesukaannya pada aktivitas ini menginspirasi Janet untuk membuat lencana khusus untuk Harley-Davidson, yang kemudian diterapkan pada sepeda motor mereka. Setiap tangki dan spatbor sepeda motor dihiasi dengan pola yang Janet ciptakan dengan penuh dedikasi.
Logo ini telah digunakan selama lebih dari seratus tahun dan secara resmi terdaftar di Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat pada tahun 1982. Ada juga logo sementara yang dibuat untuk peringatan tahunan tertentu. Pada tahun 1953, saat Harley-Davidson merayakan ulang tahun ke-50 mereka, mereka memutuskan untuk membuat logo peringatan yang baru. Desain ini sangat dipertimbangkan, di mana huruf "V" dalam logo menunjukkan jenis mesin yang digunakan. Dalam peringatan ini, logo ini terletak di spatbor depan sepeda motor tahun 1954.
Seiring berjalannya waktu, logo Harley-Davidson telah mengalami beberapa perubahan dan evolusi yang menarik. Mari kita lihat perkembangannya dari dekade ke dekade:
1. Logo Harley-Davidson 1910-1953
Logo ini menampilkan frasa "Harley-Davidson" yang ditulis melalui tanda hubung, ditempatkan di tengah-tengah nama merek. Bentuknya adalah persegi panjang berukuran dua di sekelilingnya. Hurufnya putih, ramping, dan memanjang. Di strip terluar, terdapat tulisan "TRADE" di sebelah kiri dan "MARK" di sebelah kanan dalam cetakan yang lebih kecil.
Sebuah garis horizontal membagi segitiga menjadi dua bagian, menyerupai bentuk perisai. Di bagian atas, ada kata "MOTOR", dan di bawahnya, ada kata "CYCLES." Huruf-hurufnya memiliki ukuran yang bervariasi, dengan yang tengah lebih besar dan yang di sepanjang tepi lebih kecil, menciptakan tampilan piramida. Segitiga ini juga berfungsi sebagai penunjuk arah.
2. Logo Harley-Davidson 1953-1980an
Pada tahun 1953, muncul logo peringatan yang sangat disukai oleh pemerintah, sehingga mereka memutuskan untuk menggunakannya sebagai lambang utama. Logo ini menampilkan persegi panjang horizontal dengan tulisan "Harley-Davidson." Tulisannya memiliki gaya tulisan tangan biasa dan bergaya kursif.
Baca Juga: Biodata dan Agama Sarwendah, Ngamuk saat TikTok Live
Latar belakang persegi panjang tersebut memiliki huruf Latin "V," yang melambangkan jenis mesin yang digunakan. Terdapat juga perisai yang menunjukkan usia merek, dengan tulisan "50 tahun" di bagian atasnya. Di segitiga lancip yang dibentuk oleh tanda "V," terdapat tulisan "AMERICAN MADE" dalam dua baris. Semua elemen ini diatur dalam sebuah lingkaran, memberikan kesan seperti medali.
3. Logo Harley-Davidson Tahun 1980an-Sekarang
Logo saat ini hampir identik dengan versi debutnya, dengan perbedaan terletak pada sudut perisai yang sedikit diubah dan susunan huruf yang lebih padat di bagian tengah.
Logo klasik ini berisi tulisan "MOTOR", "CYCLES" (atau "PERUSAHAAN"), dan "HARLEY-DAVIDSON" dalam huruf berwarna oranye. Untuk teks pada perisai, digunakan font individual: huruf dalam kata "MOTOR" meregang ke atas, sementara dalam kata "CYCLES" meregang ke bawah, menciptakan efek bingkai. Nama merek itu sendiri dieksekusi dalam huruf tebal yang unik. Latar belakangnya berwarna hitam.
Pada tahun 2019, Harley-Davidson mengumumkan desain ulang global logo mereka dan mengatakan bahwa sepeda motor pertama dengan lencana baru akan mulai dijual pada tahun 2020. Perubahan dalam desain akan dilakukan secara bertahap, dengan konsep visual yang diperkirakan akan berubah sepenuhnya pada tahun 2025, sehingga penggemar dapat terbiasa dengan citra merek yang baru. Meskipun logo sebelumnya akan tetap ada sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah merek, logo baru akan memperkenalkan gaya yang lebih modern.
Logo Harley-Davidson yang saat ini digunakan adalah versi yang sangat dikenal dan disebut sebagai Bar-and-Shield atau Shield and Strip. Logo ini menampilkan sebuah perisai heraldik berpola yang dibagi dua oleh sebuah persegi panjang horizontal. Versi modern ini mencerminkan gaya Harley-Davidson yang terkini, dengan sudut dan proporsi yang sedikit diubah dan garis yang lebih tipis.
Teks dalam logo ini terdiri dari kata-kata "MOTOR", "CYCLES" (atau "PERUSAHAAN"), dan "HARLEY-DAVIDSON", semuanya dalam huruf berwarna oranye. Setiap tulisan pada perisai menggunakan font yang berbeda, menciptakan efek bingkai dan memberikan ciri khas yang unik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru