NTB.Suara.com - Dinas PMD NTB bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar rapat koordinasi terkait perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi perangkat desa dan pekerja rentan.
Asisten 1 Sekretariat Daerah Provinsi NTB, H. Fathurrahman mengatakan perangkat desa merupakan garda terdepan di suatu desa untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Oleh sebab itu, kesejahteraan dan kenyamanan dalam bekerja menjadi prioritas bagi perangkat desa di NTB, khususnya mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Selain perangkat desa, masih terdapat pekerja rentan di ekosistem desa baik itu petani, nelayan, buruh, dan lain sebagainya yang harus menjadi perhatian kita bersama untuk mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan karena sangat rentan menimbulkan kemiskinan baru jika terjadi risiko meninggal dunia maupun kecelakaan kerja," kata Fathurrahman.
Kepala Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusa Tenggara Papua Kuncoro Budi Winarno berharap dengan adanya rapat ini bisa memiliki pemahaman yang lebih baik terkait dengan pelaksanaan maupun aturan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi perangkat desa maupun pekerja rentan di Provinsi NTB.
"Hal yang perlu kami sampaikan adalah masih terdapat beberapa Kab/Kota di Provinsi NTB yang belum mendaftarkan perangkat desa sepenuhnya di BPJS Ketenagakerjaan diantaranya yaitu Dompu, Sumbawa Barat, Lombok Barat, Lombok Utara dan Sumbawa. Dan saat ini pun belum ada kabupaten/kota di NTB, yang menganggarkan program perlindungan 1 desa 100 pekerja rentan sesuai himbauan Kemendagri," ucap Kuncoro.
Di sela-sela kegiatan, dilakukan simbolis penyerahan santunan kepada perangkat desa dan pekerja rentan. Yang pertama adalah ahli waris dari almarhum Samsudin, nelayan di Desa Gili Gede Sekotong.
Total santunan yang diterima sebesar Rp139 juta yang terdiri atas santunan jaminan kecelakaan kerja dan juga beasiswa untuk 2 orang anak.
Kedua adalah ahli waris dari almarhum Musahab, Kepala Desa Batulayar Barat. Total santunan yang diterima sebesar Rp 42 juta yang terdiri atas santunan jaminan kematian.
Baca Juga: Tragis! Siswa SD Tewas saat Ambil Wudu Gegara Ulah Pelajar Standing Motor di Parkiran
Kepala BPJS Ketenagakerjaan NTB, Boby Foriawan mengatakan bahwa ini merupakan bukti bahwa negara hadir dalam memberikan perlindungan dan semoga dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Kehilangan anggota keluarga, kata dia, tentu tidak akan bisa tergantikan. Tetapi dengan adanya manfaat beasiswa yang diberikan kepada anak almarhum, diharapkan dapat melanjutkan pendidikan sampai dengan perguruan tinggi dan mendapatkan pekerjaan yang baik nantinya.
"Manfaat yang besar ini menjadi tanggung jawab kita semua. Mari kita pastikan bahwa pekerja di sekitar kita sudah terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan," tutup Boby. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Rahasia Tinta Tato Dayak: Campuran Arang dan Gula Aren yang Masih Dipakai Secara Tradisional
-
Minat Ternak Rendah, Stok Sapi Lokal Banten Hanya Mampu Penuhi 19 Persen Kebutuhan Kurban
-
68 Paket Sabu Ditemukan dalam Kotak Rokok dan Wadah Gatsby di Pohon Sawit
-
Tumbang Sebelum Perang, Timnas Jepang Terancam Tanpa Dua Bintang Eropa di Piala Dunia 2026
-
Rekrutmen Mitra Statistik BPS 2026 Dibuka, Fresh Graduate di Palembang Banyak Cari Info Ini
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
Hitung-hitungan Arsenal Juara Liga Inggris Premier League
-
The Kings Warden Bersinar di Baeksang Arts Awards 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya
-
Beda Dari Covid dan Influenza, Ini Kata WHO Tentang Penularan Hantavirus
-
Rumah Melayu Pontianak: Arsitektur Cerdas yang Tahan Banjir Luapan Sungai Kapuas