/
Jum'at, 29 September 2023 | 18:08 WIB
Gusti Randa Tolak Mundurnya Marian Mihail, Tetap Dampingi Tim Hadapi Arema di Bali (Instagram)

NTB.Suara.com - Rencana pengunduran diri Marian Mihail, pelatih asal Rumania, yang sebelumnya telah mengajukan niatnya untuk mundur sebagai pelatih PSS Sleman ditolak oleh manajemen klub.

Menurut mereka, Marian Mihail sudah membawa klub sesuai on track dan diyakini bisa mengangkat PSS Sleman dalam BRI Liga 1.

Presiden Direktur Klub, Gusti Randa, memberikan alasan kuat atas keputusan ini. Dia menilai bahwa PSS Sleman masih berada dalam jalur yang tepat dengan menempati peringkat 13 pada pekan ke-13 BRI Liga 1.

Gusti Randa menjelaskan, "Hingga saat ini, Super Elang Jawa telah mengumpulkan total 18 poin dari empat kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kekalahan. Selisih poin ini hanya tiga angka dari posisi ke-4. Dengan kata lain, secara tim, PSS masih memiliki peluang untuk bersaing di papan atas Liga 1."

Dengan keputusan ini, Marian Mihail akan tetap memimpin Super Elang Jawa saat mereka menghadapi Arema FC pada Sabtu, 30 September, dalam pertandingan pekan ke-14 BRI Liga

1. Keputusan ini diharapkan akan memperkuat posisi tim dan menginspirasi mereka untuk meraih hasil lebih baik di masa mendatang. PSS Sleman, bersama dengan pelatih Marian Mihail, tetap fokus untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi dalam kompetisi sepakbola yang sengit ini.

Di bagian lain kepada awak media,  Marian Mihail mengungkapkan,masih menunggu keputusan dari direksi klub. "Yang pasti, saya telah berupaya semaksimal mungkin untuk tim ini," tukasnya.

Sementara itu terkait rencana mundurnya Marian Mihail, banyak pihak meminta agar pelatih berlisensi UEFA Pro ini tetap melatih tim, mengingat performa klub yang dinilai masih cukup baik.

Manajemen PSS Sleman pun mendengar aspirasi para suporter. Setelah melakukan diskusi yang mendalam terkait pengunduran diri Marian Mihail, PT PSS akhirnya menolak niatnya untuk mundur. ***

Baca Juga: Laris Manis, Daihatsu Sigra Masuk Daftar Mobil Paling Diburu

Load More