Suara.com - Musisi terkenal Bryan Adams kembali meneruskan kerja samanya dengan Opel. Setelah awal tahun ini menjadi bintang dalam foto untuk kalender Opel, belakangan dia pun kembali andil dalam mendesain tampilan varian mobil yang diberi nama Opel Adam.
Tapi, tidak sekadar mendesain tampilan produk itu, Bryan kini pun melelang tujuh unit mobil khusus tersebut. Tepatnya, tujuh mobil bergaya kamuflase hasil kreasi Bryan itu, telah bisa ditawar hingga batas waktu akhir pada 21 November 2014. Hasilnya direncanakan akan dijadikan bagian dari dana amal yang dikumpulkan oleh sang musisi.
Mobil Opel Adam dimaksud menggunakan cat dasar hitam, dengan desain corak yang dilaporkan memang dirancang sendiri oleh Bryan Adams. Dengan warna dasar hitam pula, sebagaimana ditulis situs Autoevolution, mobil ini pun kian menarik karena berpeluang dimodifikasi lebih jauh sesuai selera pemiliknya.
Disebutkan, lelang yang dana terkumpulnya direncanakan sepenuhnya akan dipakai untuk amal itu, telah dibuka di portal amal terbesar Jerman yaitu United Charity. Peminat bisa memasang tawaran harganya melalui akun Bryan Adams di laman tersebut.
Menurut pihak Opel pula, hasil lelang ini akan dimasukkan ke yayasan yang dibuat oleh sang penyanyi, yaitu Bryan Adams Foundation. Ini adalah lembaga kemanusiaan yang membantu orang-orang membutuhkan di seluruh dunia, dengan program-program antara lain pendidikan di Afghanistan, atau aktivitas lingkungan.
"Kami sepenuhnya mendukung aktivitas seperti ini, dan akan bersenang hati jika mobil Adam bergaya kamuflase itu bisa mengumpulkan dana terbanyak," ungkap Tina Muller, Chief Marketing Officer Opel.
Varian Opel Adam ini sendiri disebut bermesin 1,4 liter dengan teknologi Start/Stop, yang mampu menghasilkan kekuatan 1.000 Hp. Di luar beberapa fitur hebat lainnya, mobil ini punya kontrol iklim otomatis, bangku depan yang bisa dihangatkan, setir berlapis kulit, hingga sistem infotainment IntelliLink dengan layar 7 inci yang sudah banyak meraih penghargaan. [Autoevolution]
Berita Terkait
-
Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan
-
Mazda Berusaha Perpanjang Napas Mazda 3 dan CX-30 Lewat Teknologi Mild Hybrid
-
Bahaya Suspensi Ambles Saat Melaju Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall
-
Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...
-
Toyota Berikan Rp 50 Juta Pengguna IONIQ 5 yang Bersedia Lakukan Tukar Tambah ke Model bZ
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Stalactite & Stalagmite: Kisah Dua Batu Menyaksikan Kepunahan Dinosaurus, Berakhir Mengharukan
-
Hadapi Kemarau Panjang, Ratusan RW di Jakarta Berstatus Rawan Kebakaran
-
Megawati: Hai TNI-Polisi, Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
-
Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi
-
Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
-
Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan
-
Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak
-
Momen Turunnya Harga Emas, Kesempatan Borong Investasi Jangka Panjang
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II