Suara.com - Produsen sepeda motor PT. Astra Honda Motor (AHM) mulai menjajaki distribusi motornya menggunakan kereta api.
Menurut Direktur Marketing PT. AHM, Margono Tanuwijaya, pihaknya baru mencoba (trial) distribusi dengan menggunakan kereta api beberapa bulan terakhir.
"Awalnya karena jembatan Comal roboh. Kami harus tetap suplai, jadi kami kirim pakai kereta api terutama ke daerah Jawa Tengah," kata Margono di plant 4 PT. AHM, Karawang, Jumat (21/11/2014).
Penggunaan kereta api sebagai jalur distribusi, menurut Margono, dianggap lebih aman terutama saat jalur darat mengalami masalah.
"Bukan efisien tapi efektifitas. Kalau ada jembatan putus seperti kemarin kan kereta jadi pilihan yang masuk akal," katanya.
Dia menyebut belum bisa memperhitungkan efisiensi baik biaya maupun waktu pengiriman lewat kereta dibanding dengan bus.
"Karena unitnya masih sedikit dibandingkan dengan yang dikirim lewat bus," katanya.
Namun, Margono menyebut jika infrastruktur dan kesiapan PT. Kereta Api Indonesia sudah siap, pihaknya memang akan mengembangkan pilihan distribusi dengan menggunakan kereta api.
"Memperbanyak pilihan jalur distribusi," katanya.
Berita Terkait
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan
-
KAI dan BRIN Kolaborasi Kembangkan Teknologi ATP untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
KAI Andalkan CRM dan Voice of Customer, Penumpang Tembus 503,5 Juta
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bal by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki