Suara.com - Kota Tokyo berencana menggelontorkan 45,2 miliar yen, atau sekitar Rp4,78 triliun, untuk subsidi dan mendirikan stasiun pengisian hidrogen jelang penyelenggaraan Olimpiade pada 2020.
Ibu Kota Jepang itu akan mendirikan 35 stasiun pengisian hidrogen untuk mobil-mobil bertenaga sel bahan bakar, yang mengandalkan hidrogen, demikian kata Makoto Fujimoto, kepala perencanaan bidang energi pemerintah kota Tokyo.
Kini pemerintah Tokyo sedang berunding dengan Toyota dan Honda, agar kedua produsen mobil itu menyediakan 6000 unit mobil hidrogen ketika Ibu Kota Jepang itu menjadi tuan rumah Olimpiade 2020.
Rencana itu merupakan bagian dari kebijakan pemerintah Perdana Menteri Shinzo Abe mengurangi ketergantungan pada nuklir. Jepang sendiri sedang mengembangkan pembangkit listrik tenaga hidrogen, setelah gempa bumi dan tsunami menghancurkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi di 2011.
"Olimpiade adalah kesempatan bagus untuk menunjukkan teknologi baru," kata Hiroshi Takahashi, peneliti pada Fujitsu Research Institute, "Itu juga kesempatan penting menarik investasi baru dan memperbaiki sistem transportasi agar lebih ramah lingkungan."
Pekan lalu Toyota memberikan Mirai, mobil bertenaga sel bahan bakar pertamanya, kepada Perdana Menteri Abe. Setelah mencoba mobil itu, Abe mengatakan bahwa Mirai "sangat-sangat nyaman" dan mengatakan bahwa "semua menteri serta lembaga negara" sebaiknya membeli Mirai.
Mirai, kata bahasa Jepang berarti "masa depan", akan dijual di California, Amerika Serikat dan Eropa tahun ini. Tangki bahan bakarnya bisa diisi penuh dengan hidrogen dalam waktu tiga sampai lima menit dan bisa menempuh jarak lebih dari 480 kilometer.
Mirai sendiri disebut sebagai mobil paling ramah lingkungan karena proses pembakaran dalam mesinnya hanya menghasilkan uap air, bukan karbon dioksida seperti pada mobil berbahan bakar bensin atau solar. (Bloomberg)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi