Ilustrasi truk Mitsubishi Fuso tipe FJ. [Mitsubishi-Fuso.com]
Merek kendaraan niaga asal Jepang, Mitsubishi, baru saja meresmikan diler khusus kendaraan niaganya di Surabaya, Jawa Timur (Jatim).
Alasan peresmian diler di Surabaya itu sederhana saja, yakni karena daerah ini memiliki potensi besar untuk pengembangan kendaraan niaga. Selain dikelilingi oleh beberapa industri dan pabrik, lokasi dilernya berada di jalur lalu lintas Pantura.
"Meski pasar kendaraan niaga dalam waktu dua bulan ini tidak baik, namun dalam waktu beberapa tahun ke depan kami melihat banyak pertumbuhan," ungkap Direktur Operasional PT Diansarana Berlian Motors, Joni, di Surabaya, Selasa (14/4/2015).
Bahkan, menurut Joni pula, kendaraan niaga ringan maupun komersil menjadi salah satu penggerak roda ekonomi Jawa Timur, terutama Surabaya. Tren tersebut menurutnya dibuktikan dengan penguasaan pasar Mitsubishi di dua segmen tersebut.
"Kami cukup menguasai pasar untuk segmen Light Commercial Vehicle dan Commercial Vehicle," katanya.
Mitsubishi sendiri tahun ini disebut berhasil meraih pangsa pasar 47 persen, salah satunya lewat produk Colt Diesel yang memperoleh pangsa pasar 57,9 persen. Sedangkan kendaraan LCV diketahui memperoleh pangsa 41 persen selama 2014, meski memasuki tahun ini mengalami penurunan menjadi 32 persen.
"Itu lebih karena faktor penurunan ekonomi nasional," katanya.
Sementara itu, General Manager Marketing Division MFTBC PT KTB, Duljatmono, mengaku bahwa meski pasar mengalami penurunan, namun potensinya masih besar.
"Karena itu, kami harus menyiapkan pertumbuhan pasar tersebut," katanya.
Alasan peresmian diler di Surabaya itu sederhana saja, yakni karena daerah ini memiliki potensi besar untuk pengembangan kendaraan niaga. Selain dikelilingi oleh beberapa industri dan pabrik, lokasi dilernya berada di jalur lalu lintas Pantura.
"Meski pasar kendaraan niaga dalam waktu dua bulan ini tidak baik, namun dalam waktu beberapa tahun ke depan kami melihat banyak pertumbuhan," ungkap Direktur Operasional PT Diansarana Berlian Motors, Joni, di Surabaya, Selasa (14/4/2015).
Bahkan, menurut Joni pula, kendaraan niaga ringan maupun komersil menjadi salah satu penggerak roda ekonomi Jawa Timur, terutama Surabaya. Tren tersebut menurutnya dibuktikan dengan penguasaan pasar Mitsubishi di dua segmen tersebut.
"Kami cukup menguasai pasar untuk segmen Light Commercial Vehicle dan Commercial Vehicle," katanya.
Mitsubishi sendiri tahun ini disebut berhasil meraih pangsa pasar 47 persen, salah satunya lewat produk Colt Diesel yang memperoleh pangsa pasar 57,9 persen. Sedangkan kendaraan LCV diketahui memperoleh pangsa 41 persen selama 2014, meski memasuki tahun ini mengalami penurunan menjadi 32 persen.
"Itu lebih karena faktor penurunan ekonomi nasional," katanya.
Sementara itu, General Manager Marketing Division MFTBC PT KTB, Duljatmono, mengaku bahwa meski pasar mengalami penurunan, namun potensinya masih besar.
"Karena itu, kami harus menyiapkan pertumbuhan pasar tersebut," katanya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Mitsubishi Destinator Harga Terbaru Februari 2026, Apa Beda Fitur di Tiap Varian?
-
Daihatsu Feroza Berapa CC? Segini Harganya di 2025, Masih Gagah Buat Retro Style!
-
6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid