- Penurunan diskon pajak opsen di beberapa provinsi berpotensi menaikkan harga kendaraan, termasuk segmen LCGC Daihatsu.
- Wilayah seperti Kalimantan Selatan, Riau, dan Sulawesi Utara mengalami penurunan diskon, meningkatkan beban biaya pajak kendaraan.
- Kenaikan harga LCGC di daerah terdampak diperkirakan mencapai Rp6 juta hingga Rp8 juta per unit kendaraan.
Suara.com - Penurunan diskon pajak opsen di sejumlah provinsi berpotensi mendorong kenaikan harga kendaraan, termasuk segmen Low Cost Green Car (LCGC) dari Daihatsu.
Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono, mengatakan kebijakan opsen secara normatif berlaku di seluruh provinsi di luar DKI Jakarta. Namun, implementasinya berbeda-beda karena masing-masing daerah memberikan diskon dengan besaran yang tidak sama.
“Di luar DKI, opsen itu normatifnya ada. Tapi masing-masing provinsi memberikan diskon yang berbeda. Ada yang diskonnya tetap, ada yang turun, bahkan ada yang sudah tidak memberikan diskon,” ujar Tri di JIExpo Kemayoran, Sabtu (7 Februari 2026).
Beberapa wilayah yang tercatat mengalami penurunan diskon opsen antara lain Kalimantan Selatan, Riau, dan Sulawesi Utara. Sehingga di wilayah tersebut, harga kendaraan berpotensi naik karena beban biaya pajak menjadi lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Tri menjelaskan, daerah yang mengalami penurunan atau penghapusan diskon opsen akan berdampak langsung pada kenaikan harga kendaraan. Salah satu segmen yang terdampak adalah LCGC, mengingat struktur harganya yang sensitif terhadap perubahan biaya.
“Kalau diskonnya turun, otomatis cost nya naik. Itu pasti akan berpengaruh ke harga on the road,” katanya.
Untuk segmen LCGC, Daihatsu memperkirakan kenaikan harga di daerah tertentu bisa mencapai Rp6 juta hingga Rp8 juta, tergantung provinsi dan varian kendaraan. Kenaikan tersebut murni berasal dari penyesuaian diskon opsen yang diberlakukan pemerintah daerah.
“Contohnya di Sulawesi Utara, karena sudah tidak ada diskon, kenaikannya bisa cukup signifikan. Untuk kelas Sigra saja bisa sekitar Rp6 sampai Rp8 juta tergantung variannya,” ujarnya.
Meski demikian, Daihatsu masih memantau dampak kebijakan tersebut terhadap pasar otomotif nasional. Pasalnya, penyesuaian opsen di sejumlah daerah baru berjalan sejak Januari 2026 dan masih dalam tahap evaluasi.
Baca Juga: 5 Mobil Hybrid Termurah 2026, Solusi Irit BBM Tanpa Cas Harga Terjangkau
“Kami masih melihat sambil berproses karena ini kan baru berjalan di Januari. Dampaknya ke market di masing-masing provinsi tentu akan berbeda,” pungkas Tri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid
-
Buat Keluarga Mending Xenia apa Luxio? Intip Harga Mobil Daihatsu Terbaru Februari 2026
-
KLX Termurah Berapa Duit, sih? Simak Update Harga Motor Kawasaki Terbaru Februari 2026
-
Kepastian Insentif Mobil Listrik Belum Temui Titik Terang, Keputusan di Tangan Kemenkeu
-
Motul Rilis Produk Pelumas Terbaru yang Kompatibel untuk Mobil Hybrid