Otomotif / Mobil
Senin, 08 Agustus 2016 | 19:18 WIB
New Honda Brio Satya, mobil baru Honda di segmen LCGC yang diperkenalkan pada April 2016 (Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi).

Suara.com - Menaruh stiker 'sesama mobil kecil dilarang saling menjahati' agaknya tak berpengaruh terhadap nasib buruk mobil-mobil di segmen city car, yang pasarnya boleh dikata 'dimakan' mobil murah ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC). Kesamaan model antara keduanya membuat konsumen ramai-ramai beralih ke LCGC yang lebih terjangkau.

"Secara natural LCGC yang bermain pada pemosisian harga lebih rendah permintaannya akan membesar dan city car secara konsekuensi menurun," kata Operating General Manager MMC Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Irwan Kuncoro beberapa waktu lalu di Jakarta.

"Trennya memang city car tergerus LCGC. Ini konsekuensi wajar karena secara konsep kedua menawarkan produk yang tak terlalu berbeda. Model sama, mesin sama (1.2 l)," sambung General Manager Marketing Strategy and Product Planning PT Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin pada kesempatan berbeda.

Pasar city car memang terus mengecil sejak kemunculan LCGC pada 2012 silam, sementara LCGC terus tumbuh. Terakhir, pada semester I tahun ini, data wholesales Gaikindo menunjukkan pasar city car hanya 2,12 persen dari pasar setelah penjualannya turun 43,75 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 11.272 unit.

Di sisi lain, pasar LCGC selama Januari-Juni menyumbang 16,91 persen dari total pasar mobil nasional. Penjualannya naik 9,68 persen dibanding periode yang sama pada 2015 berkat pengiriman 89.952 unit.

Tahun ini, pasar LCGC, kata General Manager Marketing Planning PT Toyota Astra Motor Anton Jimmy, justru diprediksi mendekati 20 persen dari pasar roda empat Indonesia.

Keberadaan city car seakan berada di ujung tanduk dan amat tergantung dari strategi pemasaran produk masing-masing merek. Korban dari pihak city car sudah ada. Suzuki telah mengumumkan penyetopan penjualan city car mereka, Splash.

Meski demikian, Daihatsu, Nissan, dan Mitsubishi mengaku tetap akan mempertahankan city car masing-masing yaitu Sirion, March, dan Mirage.

"City car akan sampai satu titik yang pada saat itu pasarnya secara persentase (pangsa pasar) tak akan turun lagi. Mungkin sekarang sudah dekati titik itu," papar Budi.

Konsumen yang lebih memilih city car ketimbang LCGC, nilai Budi, akan tetap ada karena fitur keamanan dan fitur-fitur lain yang lebih tinggi.
"Saat sudah sampai di titik itu, segmennya sudah berbeda," tandasnya.

Load More