Suara.com - Honda telah menyetop penjualan Freed sejak Juni lalu. Pabrikan ini membiarkan pesaing Freed, Toyota Sienta, bermain sendiri di kelasnya.
Toyota Sienta mulai diluncurkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 pada April lalu. Berdasarkan data penjualan Gaikindo, multi purpose vehicle (MPV) berbanderol Rp230-295 juta ini mulai mencatatkan penjualan wholesales pada Juni.
Selama Juni-Agustus, distribusi Sienta ke diler-diler Toyota mencapai 7.967 unit. Saat mendapatkan saingan, Honda malah memutuskan untuk diskontinyu Freed di Indonesia.
"Freed sudah tiga bulan tidak kami produksi. Terakhir kami memproduksinya pada Juni. Stok paling tinggal satu-dua unit," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT. Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, saat ditemui di Jakarta, Kamis (29/9/2016) .
"Enggak apa-apa Sienta main sendiri," ujarnya lagi.
Menurut Jonfis, langkah itu diambil karena dalam strategi produk Honda, pemosisian harga Freed sudah naik. Konsumennya juga telah diambil oleh BR-V, Mobilio RS, dan HR-V. Volume pasar Freed pun kata dia, semakin kecil saja.
Selain itu, dia menilai desain mobil mengotak menurutnya juga bukan favorit orang Indonesia. Sehingga mobil-mobil berbentuk seperti ini tak cukup meyakinkan untuk mendorong volume penjualan. Karenanya, BR-V, Mobilio RS, plus HR-V mampu meraup total penjualan hingga puluhan ribu unit per bulan.
"Bisa tidak Freed seperti itu? Tidak bisa," katanya.
"Kalau melihat di segmen LCGC, misalnya, kita bisa lihat yang desainnya mengotak bagaimana hasilnya (penjualannya). Segmen-segmen lain, seperti MPV, juga demikian," ujarnya menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya