Suara.com - Apple, untuk pertama kalinya, mengakui bahwa pihaknya sedang mengembangkan teknologi mobil swakemudi, demikian dilaporkan The Guardian, Minggu (4/12/2016).
Perusahaan yang beken dengan iPhone itu, selama dua tahun terakhir sering dikabarkan sedang mengembangkan teknologi mobil nirawak. Tetapi kepastian dari Apple sendiri baru diperoleh dalam sebuah surat kepada otoritas keselamatan lalu-lintas Amerika Serikat (NHTSA).
"Perusahaan sedang berinvestasi besar dalam mengembangkan machine learning dan otomatisasi, serta sangat tertarik kepada potensi sistem otomatisasi dalam beberapa area, termasuk transportasi," bunyi surat yang dikirim Steve Kenner, salah satu direktur Apple dalam surat tersebut.
Surat tersebut sayangnya tak banyak mengungkap soal proyek teknologi swakemudi Apple dan hanya menyebut soal "keuntungan yang akan diperoleh masyarakat dari kendaraan swakemudi."
Apple juga mengatakan bahwa kendaraan swakemudi adalah teknologi yang bisa mengurangi angka kematian dan mencegah kecelakaan - alasan andalan Google dalam mengkampanyekan teknologi mobil nirawaknya, salah satu yang sudah paling canggih di dunia.
Surat dari Kenner itu sendiri bertanggal 22 November, tetapi baru saja beredar di publik. Dari surat itu diduga Apple akan mendesain dan memproduksi mobilnya sendiri, bukan hanya sebagai penyediak teknologi atau sistem operasi.
Sebelumnya Apple digosipkan sedang menjajaki kerja sama dengan beberapa produsen mobil dunia, termasuk merek mobil sport mewah Inggris, McLaren.
Berita Terkait
-
Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori
-
Apple Rilis Update iOS 26.6 dan iPadOS 26.6 untuk Tambal Celah Keamanan
-
John Cena Beraksi Selamatkan Dunia di Matchbox The Movie, Ini Trailernya!
-
MacBook Neo 2 Siap Gebrak Pasar 2027: Chip A19 Pro dan RAM 12GB Jadi Standar Baru Laptop Terjangkau
-
Di Mana Bisa Beli Smartwatch dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung? Ini 5 Rekomendasi Produknya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan