Suara.com - Yamaha mengatakan, Indonesia sudah bertransformasi menjadi basis ekspor terbesar Yamaha secara global. Ekspor sepeda motor Yamaha dari Indonesia, sejak memulainya pada 1997 hingga kini, sudah mencapai lebih dari 1 juta unit.
"Indonesia adalah pabrik terbesar untuk ekspor Yamaha di dunia," kata Executive Vice President PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Dyonisius Beti dalam seremoni ekspor Xmax 300 cc, Selasa (18/4/2017) di Pulogadung, Jakarta.
Produk-produk Yamaha dari Indonesia, sebut dia, saat ini dikapalkan ke lebih dari 40 negara di empat benua. Xmax 300 cc adalah komoditas ekspor terbaru Yamaha dari Indonesia.
Indonesia, menurut General Manager After Sales and Public Relations YIMM M. Abidin, juga telah merakit empat model global yang hanya diproduksi di Indonesia. Keempat produk global itu ialah R3, R25, Nmax, dan kini Xmax.
Ekspor model global Yamaha dari Indonesia ke berbagai penjuru dunia dimulai pada Oktober 2014. Keempat model global itu sendiri, papar Abidin, dibuat di pabrik Yamaha Pulogadung yang memiliki total kapasitas produksi sekitar 1,7 juta unit.
Yamaha masih pula memiliki satu pabrik lagi di Karawang, Jawa Barat dengan total kapasitas produksi yang sama.
Selain empat model global itu, Yamaha juga mengekspor model-model lain semisal MX-King, Soul GT, R15, Xabre 150, dan MT-25.
"Sejak 1997 hingga saat ini kami sudah mengekspor 1,1 juta unit," tukas Abidin.
Ekspor Yamaha pada tahun lalu sendiri berjumlah 167.266 unit, 58,88 persen dari total ekspor sepeda motor Indonesia yang mencapai 284.065 unit.
"Tahun ini ingin ditingkatkan lagi menjadi mendekati 200.000 unit," ungkap Dyonisius
Berita Terkait
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV