Suara.com - Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Antonius Agus Rahmanto meminta agar masyarakat saat membeli mobil bekas dapat lebih teliti mengecek nomor mesin dan nomor rangka.
Hal ini disampaikan Antonius, menyusul pengungkapan kasus pencurian mobil bermodus mengganti nomor rangka dan mesin dengan bangkai mobil yang diperoleh dari hasil proses lelang.
"Jadi saran dari pihak kepolisian kepada calon pembeli sangat teliti dalam mengecek nomor rangka, nomor mesin dari mobil tersebut. Dilihat dibuka bagian rangka itu, jangan cuma digesek saja. Karena potongan seperti ini yang menentukan. Dengan potongan seperti ini, para calon konsumen bisa tertipu ratusan juta," kata Antonius di Polda Metro Jaya, Jumat (11/8/2017).
Antonius menganggap sindikat pencurian asal Tegal ini cukup cerdik mengawinkan nomor rangka dan mesin dari mobil lelangan dengan hasil curian.
Agar tak gampang tertipu, Antonius memberikan tips cara membedakannya. Kata dia, apabila ditemukan ada sambungan logam dengan cara pengelasan di bagian rangka dan mesin mobil, maka patut dicuriagai mobil tersebut kemungkina merupakan hasil curian.
"Karena sebenarnya bisa dilihat di lempengan rangka yang menempel pada mobil yang dijual, ketika model kotak las-lasan sudah urung (dibeli) dan laporkan kepada pihak yang berwajib," kata dia.
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan empat orang tersangka. Mereka adalah SGT, PPT (34), HFF (38) dan UTG (42). Polisi juga masih memburu LF dan dua pelaku lain yang diduga berperan sebagai otak dari komplotan pencurian tersebut.
"Otaknya ini yang kami buru. Ada tiga orang yang DPO," kata Antonius.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Mobil CVT yang Transmisinya Bandel Belt Jarang Putus Menurut Mekanik, Harga Mulai 80 Jutaan
-
Harga Terjun Bebas, 3 Alasan Fortuner Tipe Ini Ternyata Lebih Nyaman dari Tipe GR, Masih Worth It?
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026
-
8 Mobil Bekas 7-Seater dengan Pajak Ringan di Bawah 2 Juta, Cocok untuk Harian Keluarga
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Matic Transmisi Awet, Harga Mobil Naik, Drama MotoGP Memanas
-
Mitsubishi Mirage vs Honda Brio vs Nissan March, Mana Transmisi Matic yang Paling Awet?
-
Orang Desa Tak Pakai Dolar tapi Buruh Pabrik Kendaraan Terdampak, Akankah Harga Mobil Naik?
-
BYD M6 Kini Punya Varian Plug In Hybrid, Sanggup Tempuh 1.800 Kilometer Sekali Isi Bensin
-
BYD Atto 1 Minggir Dulu, Ini Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia
-
Kesaksian Horor Bagnaia usai Crash Zarco di MotoGP Catalunya: Kakinya Hancur, Nyangkut di Motor
-
Penjualan Global Chery Meroket Ditopang Mobil Listrik dan Hybrid
-
Senjata Yamaha dan Suzuki untuk Tandingi Honda CB150X, Mana yang Lebih Bertaji?
-
Apa Penyebab Motor Pedro Acosta Lumpuh? Mesin Hidup tapi Hilang Tenaga dan Bikin Alex Marquez Crash
-
Lebih Canggih dari PCX 160, Fitur Overkill Apa Saja yang Disembunyikan Suzuki Burgman 15 Terbaru?