Suara.com - Perdebatan soal keunggulan dan kekurangan antara sistem penggerak roda depan dengan sistem penggerak roda belakang adalah salah satu topik paling menarik di jagad otomotif.
Topik ini kembali menghangat di Indonesia saat low multi purpose vehicle (LMPV) baru penantang Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, meluncur pada 10 Agustus kemarin di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.
Yang menjadi isu perbincangan mengenai Xpander kontra Avanza bukanlah soal harganya. Ini karena Xpander dan Avanza memiliki harga mirip yaitu mulai dari Rp189 juta-an on the road Jakarta.
Justru, salah satu topik perbandingan ialah soal sistem penggerak roda keduanya. Xpander, yang memiliki diferensiasi desain sangat kuat di kelasnya, mengusung sistem penggerak roda depan. Adapun sang pemimpin pasar LMPV, Toyota Avanza, diberkahi sistem penggerak roda belakang.
Lantas, mana yang lebih baik?
Kedua sistem ini memang ibarat berjalan di jalurnya masing-masing dan tak akan bisa bertemu untuk 'berdamai' di satu titik. Dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing, tidak ada benar dan salah dan semua kembali kepada kebutuhan plus selera berkendara konsumen.
Keuntungan pertama dari sistem penggerak roda belakang, seperti dikutip dari laman daring Motorists.org, ialah simplisitas dan ketahanannya, apalagi jika desainnya ialah solid axle. Sistem penggerak roda belakang diklaim lebih mampu menangani jalan berlubang.
Keuntungan selanjutnya dari sistem penggerak roda belakang ialah keseimbangan mobil yang lebih mumpuni, hingga berefek pada pengendalian (handling) lebih baik. Pasalnya, pembagian bobot kendaraan dari depan ke belakang lebih baik dengan sistem ini.
Ini antara lain karena sistem penggerak roda belakang tidak dibebani oleh bobot dari dapur pacu secara langsung seperti pada sistem penggerak roda depan. Atas alasan inilah, kebanyakan mobil sport lebih memilih sistem ini atau malah sistem penggerak empat roda.
Akan tetapi, sistem penggerak roda belakang dikenal mempunyai traksi yang kurang di cuaca jelek seperti hujan dan salju, juga medan yang licin.
Di sisi lain, sistem penggerak roda depan juga diikuti oleh beberapa kelebihan. Sistem ini diketahui menghemat biaya produksi kendaraan dan lebih ringan karena tidak membutuhkan komponen sebanyak sistem yang berlawanan dengannya.
Bobot sistem penggerak depan ini pun lebih ringan, yang membuatnya bisa mendukung efisiensi konsumsi bahan bakar. Itulah mengapa sistem penggerak roda depan hampir pasti ditemui di segmen mobil-mobil terjangkau.
Cengkraman mobil dengan sistem penggerak roda depan juga secara umum lebih baik ketimbang sistem penggerak roda belakang, khususnya di jalan-jalan licin atau ketika berkendara di cuaca buruk.
Adapun kekurangannya ialah pengendalian yang kurang di kecepatan tinggi. Ini disebabkan oleh dua roda depan yang harus melakukan dua tugas sekaligus: menyalurkan tenaga ke landasan sekaligus untuk mengarahkan mobil ke kiri dan ke kanan.
Sistem penggerak roda depan juga dianggap lebih ringkih.
Berita Terkait
-
7 Mobil Bekas Murah Mesin di Bawah 1500cc: Perawatan Mudah, Masa Pakai Lama, Nggak Gampang Gasruk
-
Daftar Harga Mobil Mitsubishi Xpander 2021: Kini Tinggal Segini...
-
Rekomendasi Mobil Bekas Tigas Baris di Bawah Rp100 Juta untuk Mudik Lebaran
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Mitsubishi Xpander Tawarkan Kemewahan dan Fitur Canggih yang Sulit Disaingi Rival Low MPV
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda
-
5 Mobil 1000cc Bertenaga dan Siap Hajar Tanjakan, Harga Mirip Motor Matic
-
Punya Suspensi USD dan Mesin 175cc, 'Kembaran' Honda ADV160 Ini Dijual Jauh Lebih Murah
-
5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau
-
Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut
-
Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026
-
5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
-
Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?
-
Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport
-
Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa