Suara.com - Usia 140 tahun bukan sekadar penanda waktu bagi Mercedes-Benz. Inilah peringatan tentang rangkaian panjang eksperimen, kegagalan, dan keberanian untuk terus bergerak maju—sejak mobil pertama di dunia lahir hingga mobilitas masa depan mulai dirancang hari ini.
Perjalanan itu dirayakan Mercedes-Benz Indonesia dalam acara Mercedes-Benz 140 Years of Innovation yang digelar di World Beyond by Mercedes-Benz, Thamrin Nine, Jakarta. Perayaan ini tidak hanya menengok ke belakang, namun menegaskan arah ke depan: inovasi sebagai proses yang terus hidup.
“Inovasi bagi Mercedes-Benz bukan sekadar mencipta teknologi baru, tetapi memastikan teknologi itu relevan dan bermanfaat bagi manusia,” jelas Donald Rachmat, Chief Executive Officer Mercedes-Benz Indonesia.
Kisah Mercedes-Benz bermula pada 1886, ketika Karl Benz mematenkan Benz Patent-Motorwagen, yang kini diakui sebagai mobil pertama di dunia dan tercatat dalam UNESCO Memory of the World Register. Dari titik itu, satu hal menjadi benang merah perjalanan merek ini: keberanian untuk menetapkan standar.
Yang menarik, Indonesia sudah menjadi bagian dari kisah Mercedes-Benz sejak sangat awal. Tepatnya pada 1894, saat satu unit Benz Victoria Phaeton milik Sri Susuhunan Surakarta Pakubuwono X tiba di Pulau Jawa. Peristiwa ini menandai kehadiran Mercedes-Benz di Tanah Air, jauh sebelum industri otomotif tumbuh seperti sekarang.
Sejak mendirikan basis operasional resmi pada 1970, Indonesia terus menempati posisi strategis dalam perjalanan Mercedes-Benz. Bukan hanya sebagai pasar, namun sebagai bagian dari visi jangka panjang dalam menghadirkan pengalaman pelanggan berstandar global.
Warisan inovasi Mercedes-Benz juga tercermin lewat teknologi keselamatan yang kini dianggap lumrah—ABS, airbag, ESP®, hingga PRE-SAFE®. Di luar itu, desain ikonik Mercedes-Benz menjadikannya lebih dari sekadar kendaraan, melainkan simbol gaya hidup yang melintasi dunia otomotif, fashion, hingga budaya populer.
Memasuki era elektrifikasi dan digitalisasi, arah inovasi pun bergeser. Mercedes-Benz mengembangkan kendaraan listrik, sistem berkendara otomatis, hingga MB.OS—sistem operasi kendaraan yang dirancang dengan pendekatan human-centric, menjadikan mobil sebagai ruang yang semakin personal dan cerdas.
Di Indonesia, perjalanan tadi diperkuat melalui peran Inchcape, distributor otomotif global yang menaungi operasional Mercedes-Benz. Melalui PT Inchcape Indomobil Manufacturing Indonesia, berbagai model Mercedes-Benz dirakit secara lokal di fasilitas Wanaherang, Bogor. Inilah pabrik yang telah mengantongi sertifikasi Eco-Industry sejak 2009. Sementara PT Inchcape Indomobil Distribution Indonesia memastikan distribusi, layanan purnajual, dan pengalaman pelanggan berjalan selaras dengan standar global Mercedes-Benz.
Baca Juga: VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
Perayaan 140 tahun ini menjadi pengingat bahwa inovasi tidak selalu tentang lompatan besar. Namun hadir melalui sebuah konsistensi. Bagaimana merawat warisan, membaca zaman, dan menyiapkan masa depan dengan penuh kehati-hatian.
Bagi Mercedes-Benz, perjalanan perusahaan berlogo three-pointed star ini masih terus berlangsung. Dari Stuttgart hingga Jawa, dari Benz Victoria Phaeton hingga mobil listrik masa depan, satu hal tetap dijaga: inovasi yang berangkat dari manusia, untuk manusia.***
Berita Terkait
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya