Suara.com - Jaguar Range Rover menjadikan Indonesia sebagai pasar pertama bagi sport utility vehicle (SUV) terbaru mereka, Range Rover Velar, di Asia Pasifik. Velar dipasarkan di Indonesia dalam dua varian dengan kisaran harga Rp2 miliar off the road.
Velar menjalani debut globalnya pada Maret tahun ini di Design Museum, London, Inggris. Enam bulan kemudian, SUV mid-size premium ini datang ke Indonesia.
"Indonesia adalah yang pertama di antara negara-negara Asia Pasifik lain yang mendapatkan Velar. Yang lain baru mendapatkannya pada Oktober, November nanti. Malah ada yang Januari 2018," kata Chief Operating Officer PT. Wahana Auto Ekamarga (WAE), Roland Staehler dalam acara peluncuran Velar, Jumat (8/9/2017) di Jakarta.
Menurut dia, Velar memang diusahakan diboyong secepatnya ke negeri ini agar tidak keduluan oleh importir umum. "Kami memutuskan untuk membawanya ke sini secepat yang kami bisa agar tidak keduluan oleh 'yang lain' (importir umum)," ungkapnya.
Di awal kehadirannya di Nusantara, Velar, ditawarkan dalam dua varian. Yang pertama ialah varian 2.0 l R-Dynamic SE berbanderol Rp2,05 miliar off the road. Yang lainnya adalah varian 3.0 l R-Dynamic SE berharga Rp2,35 miliar off the road.
Sebanyak 82 persen bodi Velar sendiri dibuat dari aluminium yang ringan. Sasisnya diambil dari SUV Jaguar F-Pace.
Namun, keduanya diklaim memiliki karakteristik berbeda. "F-Pace memiliki handling dan rasa berkendara lebih sporty. Seperti sebuah mobil sport yang ditinggikan. Velar lebih mengutamakan kenyamanan, kemewahan sebuah SUV dan apa yang bisa Anda harapkan dari sebuah Range Rover," ucap Staehler.
Wheelbase sepanjang 2.874 mm membuat kabinnya lega. Velar juga diberkahi fitur-fitur canggih seperti Matrix LED Headlight dengan Intelligent High Beam Assist plus Adaptive Front Lightning.
Intelligent LED Headlight mampu mengatur sorot pencahayaan agar jika ada kendaraan dari arah berlawanan, kehadiran Velar tidak menyilaukan. Sementara, Adaptive Front Lightning membuat pencahayaan dapat diatur dalam beberapa mode yaitu Country, Adverse Weather, Motorway, City.
Baca Juga: Victoria Beckham - Bos Range Rover Ribut
"Country adalah mode pencahayaan normal, sedangkan Adverse Weather adalah mode untuk pencahayaan di saat cuaca buruk seperti kabut, hujan yang butuh cahaya lebih. Motorway itu untuk di jalan tol yang cahayanya difokuskan ke depan, sementara City adalah untuk perkotaan yang lingkup pencahayaan lebih luas," papar Sales and Product Planning Manager WAE, Tommy Handoko.
Fitur yang tak kalah canggih di eksterior ialah Gesture Tailgate dan gagang pintu Flush Deployable yang akan masuk secara otomatis dan menyatu dengan bodi saat berjalan demi meningkatkan aerodinamikanya yang hanya 0.32 cd.
Gagang pintu Velar akan menyembul keluar hanya saat pemegang kunci mendekati dan ingin membuka pintu.
Di interior, terdapat fitur Touch Pro Duo System berupa dua layar sentuh berukuran 10 inchi di konsol tengah. Dengan keduanya, berbagai fungsi dan informasi kendaraan dapat disetel dan dilihat dalam waktu bersamaan. Kedua layar ini juga akan menjadi layar cantik berwarna hitam piano saat mobil dalam kondisi non-aktif.
Fitur Steering Wheel Control berupa layar sentuh sehingga untuk mengoperasikannya cukup dengan sentuhan ringan.
Velar menggunakan sistem penggerak empat roda Intelligent Driveline Dynamics serta teknologi berkendara Terrain Response 2. Dengan kedua teknologi ini, Velar mampu melabrak medan off-road secara terkomputerisasi.
Berbicara dapur pacu, varian terbawah dipersenjatai mesin bensin Ingenium 2.0 l, empat silinder berdaya 250 ps dan 365 Nm. Adapun varian di atasnya dibekali mesin bensin 3.0 l V6 Supercharged bertenaga 380ps dan torsi 450 Nm.
"Untuk varian mesin 3.0 l, fitur Air Suspension menjadi standar. Suspensinya akan memendek 10 mm di kecepatan 105 km/jam agar memaksimalkan aerodinamika dan membuat konsumsi BBM lebih efisien. Saat mobil mati, suspensi juga akan memendek otomatis," ujar Tommy.
Velar bermesin 2.0 l menggunakan velg 20 inchi. Varian mesin 3.0 l, di sisi lain, memakai velg 21 inchi dengan opsi 22 inchi. Fitur Sliding Panoramic Roof juga menjadi standar di tipe teratas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya