Suara.com - Toyota, pada 2025 mendatang, berencana memangkas model kendaraan yang dijual di Jepang hingga separuh dari yang ada saat ini. Langkah tersebut dilakukan karena pasar di negara tersebut yang terus menurun.
Saat ini, Toyota menjual 60 model kendaraan di Negeri Sakura. Namun, seorang sumber anonim yang mengetahui permasalahan, seperti diwartakan Reuters pada Kamis (12/10/2017), memberitahukan bahwa jumlah tersebut ingin dipangkas menjadi hanya 30 model pada 2025.
Selain karena lesunya pasar di Jepang, Toyota, menurut sang sumber, ingin lebih mengalihkan sumber daya mereka untuk hal-hal lain yang berkaitan dengan perubahan industri otomotif global. Narasumber itu sendiri meminta tidak diungkapkan identitasnya karena tidak memiliki otorisasi untuk bicara.
Pasar otomotif domestik di Jepang, selama lebih dari dua dekade, memang menunjukkan tren penurunan karena populasi penduduk yang menua dan kurangnya minat para pemuda di sana memiliki mobil.
Di saat yang sama, pabrikan-pabrikan dituntut mempercepat riset dan pengembangan mobil listrik serta mobil swakemudi karena pergeseran pasar global yang cepat.
Toyota menjadi pabrikan Jepang kedua yang akan mulai meredam agresivitasnya di kampung halamannya sendiri. Sebelumnya, pada pekan lalu, Honda mengumumkan bakal menutup salah satu pabrik di 'Negeri Matahari Terbit' dan mengurangi produksi domestik hingga 24 persen pada 2022, kemudian mengalihkan sumber daya pada pengembangan mobil listrik plus teknologi-teknologi lainnya.
Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Toyota Motor Corporation, Akiko Kita, menolak menanggapi informasi tersebut. Namun, ia mengatakan bahwa saat ini Toyota sedang menyusun strategi agar penjualan mereka di Jepang stabil di 1,5 juta unit per tahun, turun sedikit dari volume transaksi jual-beli mereka saat ini yang 1,6 juta unit setahun.
Analis dari IHS Automotive, Yoshiaki Kawano, memprediksi bahwa Toyota akan fokus pada model-model yang bisa dijual di pasar global.
"Toyota, yang kini mulai mengembangkan mobil listrik untuk pasar di berbagai region termasuk Cina, Eropa, dan Amerika Serikat, kemungkinan besar bakal lebih memilih model-model yang bisa dijual di Jepang dan negara-negara lain," nilainya.
Berita Terkait
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
5 Mobil Toyota Bekas untuk Pekerja: Mesin Bandel, Irit, dan Harga Miring
-
Mobil Toyota Mana yang Paling Tahan Banting dan Murah Perawatannya untuk Pemula?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Hankook Tire Raih Pertumbuhan 130 Persen Berkat Tren Mobil Listrik di Indonesia
-
5 Sedan Bekas yang Mesinnya Badak Kuat Nanjak, Cocok untuk Jangka Panjang
-
5 Mobil Paling Irit Biaya Servis, Sparepart Melimpah dan Ringan Buat Harian
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta