Suara.com - Mazda mengumumkan penarikan dan perbaikan (recall) terhadap lebih dari 200 ribu unit sedan Mazda6 di Cina. Penyebab penarikan ialah adanya potensi masalah pada fitur pengereman.
Mazda, seperti dilaporkan Reuters pada awal pekan ini, menarik hingga 206.570 unit Mazda6.
Di 'Negeri Tirai Bambu' sendiri, pabrikan asal Jepang ini memproduksi dan memasarkan model-model mereka melalui perusahaan patungan dengan perusahaan otomotif lokal, FAW Group.
Lebih lanjut, Mazda6 yang ditarik ialah yang diproduksi pada rentang November 2012-Maret 2016. Mazda6 yang dirakit selama periode tersebut diketahui memiliki kemungkinan problem pada fitur Brake-Assist (BA) di sistem rem.
Menurut Mazda, fitur BA di Mazda6 2012-2016, dalam kondisi cuaca dingin, berpotensi tidak berfungsi. Korporasi otomotif satu ini bakal melakukan perbaikan secara gratis.
Saat pengumuman penarikan ini dibuat, sudah ada 11 laporan 'insiden kecil' yang diakibatkan oleh tidak berfungsinya BA pada Mazda6 2012-2016. Namun, mereka mengklaim tidak ada satu pun cedera atau pun kematian yang terjadi karenanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan