Suara.com - Ingin melepas embel-embel mobil murah pada Datsun Cross, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menanamkan teknologi Vehicle Dynamics Control (VDC) pada produknya. Teknologi ini berfungsi untuk mengoordinasikan sistem Anti-lock Braking Sytem (ABS), Electronic Brake Distribution with Brake Assist (EBD/BA), Traction Control (TCS), dan Brake-Limited Slip Differential (B-LSD).
Lalu apa yang menjadi dasar teknologi tersebut tertanam di Datsun Cross. Pada dasarnya, dampak di balik penyematan teknologi tersebut, harga Cross justru semakin tinggi.
"Kami lebih melihatnya karena standard safety terus meningkat ke depannya. Dan kalau memang positif, pasti kami adopsi. Di segmen ini juga baru Datsun Cross yang menggunakannya," ucap Anton Kristanto, Manager Riset dan Pengembangan PT NMI, Jakarta, belum lama ini.
Anton menambahkan, dalam hal ini Nissan juga melihat market trend-nya seperti apa. Fitur keamanan menjadi salah satu yang paling diinginkan konsumen.
"Kalau konsumen belum begitu mengerti dengan teknologi VDC, jadi ini tugas kami untuk mengedukasi," ujar Anton.
Disodori pertanyaan seberapa signifikan penyematan teknologi VDC terhadap keselamatan berkendara. Dia pun menjawab, "Kalau ditanya berapa efektif sulit jawabnya. Karena tergantung pengemudi juga, jadi penggunaan VDC untuk membantu pengemudi biar lebih mudah saja mengontrol mobil."
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga